180 Karyawan Railink bisa mengakses kredit dari Bank BTN

fokusmedan : PT Bank Tabungan Negara (Persero) memberikan fasilitas kredit kepada 180 karyawan PT Railink, guna meningkatkan pertumbuhan kredit di Indonesia.

Managing Director Consumer Banking Bank BTN, Handayani mengatakan perseroan terus menggenjot kolaborasi dengan berbagai institusi dan perusahaan untuk meningkatkan keterjangkauan layanan keuangan dari Bank BTN.

“Setidaknya akan ada 180 karyawan Railink yang bisa menikmati kredit dari Bank BTN. Dengan kemitraan ini, juga dapat memacu penyaluran kredit konsumer di Bank BTN,” kata Handayani di Menara BTN, Jakarta, Jumat (13/10).

Beberapa fasilitas kredit konsumer yang bisa dinikmati karyawan Railink, yakni KPR Non-Subsidi, KPR Subsidi, Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) BTN, Kredit Agunan Rumah (KAR) BTN, Kredit Ringan BTN (Kring BTN), Kredit Swadana, KPR BTN Subsidi dengan skema syariah dan KPR BTN Non-Subsidi dengan skema syariah.

Dengan fasilitas tersebut, karyawan anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) bisa mendapatkan pinjaman dengan uang muka mulai dari 1 persen, bunga dan margin mulai 5 persen, jangka waktu pinjaman hingga 25 tahun, perlindungan asuransi, serta berbagai program menarik lainnya.

Selain kemudahan fasilitas kredit tersebut, nasabah Bank BTN juga dapat menggunakan kartu kredit dan debit perseroan untuk membeli tiket kereta api bandara.

“Berbagai promosi menarik tersebut sejalan dengan langkah Bank BTN terus meningkatkan produk dan layanan bagi nasabahnya. Dengan peningkatan transaksi melalui kartu Bank BTN, juga akan mendukung peningkatan fee based income kami,” imbuhnya.

Handayani menjelaskan pihaknya akan terus mengeksplorasi layanan jasa perbankan yang bisa diberikan kepada Railink. Menurutnya, Railink memiliki potensi yang besar apalagi di tengah pemerintah yang tengah fokus menggenjot pembangunan insfrastruktur termasuk transportasi.

Hingga Agustus 2017, dikutip dari merdeka.com, pertumbuhan kredit konsumer di emiten berkode saham BBTN ini terus mencatatkan laju positif. Per Agustus 2017, BBTN telah menyalurkan kredit konsumer (anaudited) senilai Rp 143,99 triliun. Posisi tersebut terpantau naik 19 persen secara tahunan (year-on-year) dari Rp 121,05 triliun pada Agustus 2016.

“Pada akhir 2017 nanti, kami meyakini kredit akan melaju sesuai target yang kami bidik,” pungkasnya.(yaya)

Comments are closed.