4 Cara jitu meredam amarah saat berpuasa

fokusmedan : Selama belasan jam umat muslim menahan lapar dan haus ketika berpuasa. Tak hanya itu, puasa juga menahan hawa nafsu dari segala bentuk perilaku yang kurang baik. Misalnya saja marah. Apalagi di dalam kondisi lapar, orang kerap kali cepat emosi. Akibatnya pahala puasa akan rusak karena amarah.

Namun kemarahan dapat diatasi dengan melakukan hal-hal berikut, seperti dikutip dari The Power Of Akhlak; Menjadi Kesayangan Allah ditulis ustaz Bobby Herwibowo, LC & ustaz A Hadi Yasin, S.
1. Berta’awudz

Sulaiman bin Shard berkata, “Dua orang laki-laki saling maki di sisi Rasulullah dan saat itu kami duduk bersama beliau. Salah satu dari dua laki-laki itu memaki temannya dengan emosi hingga wajahnya memerah. Maka Rasulullah bersabda, aku tahu sebuah kalimat yang jika diucapkan pasti kemarahan orang itu akan hilang seaindanya ia mengucapkan Audzubillahiminashaitonirrojim.”

2. Berdoa

Mintalah kepada Allah SWT agar diberi kekuatan untuk bersabar dan menahan amarah. Salah satu doa yang diajarkan untuk meraih kesabaran yang termaktub dalam Alquran.

Walammaa barazuu lijaaluuta wajunuudihi qaaluu rabbanaa afrigh ‘alaynaa shabran watsabbit aqdaamanaa waunshurnaa ‘alaa alqawmi alkaafiriina

“Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.” (Surah Al Baqarah: 250).

3. Berwudhu

Sebab marah itu gejolak dan berbaring dapat meredakannya. Jika belum hilang juga, Rasulullah menyarankan untuk mandi atau berwudhu. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya marah itu dari syaitan dan syaitan diciptakan dari api, sedangkan api akan padam dengan air. Oleh karena itu, apabila kalian marah maka berwudhulah.”

4. Bersikap sabar dan mengingat balasan yang dijanjikan oleh Allah SWT bagi orang yang menahan amarahnya.
Ibnu Mas’ud berkata, “Suatu kali, Rasulullah pernah membagi harta bagian. Setelah pembagian, ada seorang laki-laki dari kaum Anshor berkata, ‘Demi Allah, Muhammad tidak bersikap adil dalam pembagian ini.’ Aku mendengar ucapan itu lalu aku sampaikan kepada Rasulullah. Saat kusampaikan berita itu, wajah beliau memerah karena marah tapi beliau berucap, Semoga Allah merahmati Musa. Ia pernah disakiti dengan kata-kata yang lebih menyakitkan lagi dari ini. Maka beliau pun bersabar.”(yaya)

40 thoughts on “4 Cara jitu meredam amarah saat berpuasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *