KABAR MEDAN

Aksi premanisme dialami seorang wartawan usai melakukan liputan

fokusmedan : ‎Seorang oknum Ketua OKP berinisial MA digelandang petugas Polres Belawan usai menganiaya wartawan Reportase Tipikor Nelson Siregar, Jumat (13/7).

Penangkapan tersangka MA turut dipaparkan dalam Satgas Pemberantasan kejahatan jalanan Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis, SH.MH.

Dalam paparan tersebut Kapolres Pelabuhan Belawan sempat bertanya pada tersangka.

“Kenapa memukul wartawan?” dijawab tersangka karena ia kesal melihat korban mengabadikan lokasi proyek PJKA dengan kamera telepon genggam sehingga tersangka silap dan melakukan pemukulan.

Amatan fokusmedan.com, hingga kini kondisi korban bernama Nelson masih memprihatinkan, korban masih opname di RSPHC Belawan akibat mengalami aniaya dari tersangka MA.‎

Menurut keterangan korban, ia dianiaya saat meliput lokasi proyek PT KAI di Belawan, Selasa (10/7) lalu.

“Awalnya saya naik sepeda motor dan berhenti di PT KAI Belawan (untuk meliput). Kemudian salah satu anggota OKP mengabadika aku dari jauh lewat kamera telepon genggamnya” sebutnya.

Tak lama kemudian, anggota tersebut mengadu kepada Ketua OKP tersebut, sekitar 15 menit M pun datang menemui korban dan ‘beradu mulut’.

” Setelah pulang dari lokasi PT. KAI, selanjutnya saya minum kopi di Jalan Jawa simpang Bliton. Kemudian pelaku datang mengendarai sepeda motor dan langsung memukul,” ujar korban.

Setelah memukul, tersangka sempat mengancam akan kembali lagi dan akan menghabisi nyawa korban.

Tidak terima dengan perbuatan pelaku akhirnya korban melaporkan kan kejadian tersebut ke polres pelabuhan belawan dengan bukti laporan‎ LP/212/VII/2018/SU/ SPK.T II Pelabuhan Belawan Tanggal 10 Juli 2018.(rio)‎