Bandara Kualanamu intensifkan sejumlah sektor pengamanan jelang lebaran 2017

fokusmedan : PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu terus mengintensifkan sejumlah sektor operasional jelang lebaran.

Salah satu yang menjadi prioritas adalah fungsi kamera monitor yang tujuannya memonitor kondisi lingkungan strategis di bandara yang membutuhkan sistem level sekuritas tinggi.

Sistem itu berfungsi untuk membatasi hak akses seseorang terhadap suatu area/fasilitas strategis di lingkungan bandara.

Penggunaan akses itu bisa berupa kartu, sidik jari maupun metode recognition di mana sistem ini tersentralisasi kepada suatu server dan storage sehingga memudahkan dalam pengelolaannya dan dalam perkembangannya sistem ini diintegrasikan dengan kamera monitor.

Ada juga sistem Common Use Passenger Processing System (CUPPS) dimana fasilitas ini dipakai maskapai penerbangan untuk dapat menggunakan counter check-in secara bersama-sama (no dedicated counter).

Dalam perkembangannya CUPPS dapat diintegrasikan dengan Airport Management System (AMS) dan Baggage Handling System (BHS). Selain itu, beberapa produk CUPPS juga menyediakan beberapa fungsional seperti boarding pass printer, bag tag printer, boarding pass reader dan sebagainya.

Building Management System (BMS) dan sistem pengiriman informasi yang melakukan monitor dan kontrol pada berbagai sistem dan fungsi suatu gedung, seperti chiller, AHU, FCU, conveyor, Xray, Escalator, exhaust fan, dan listrik dan dapat menampilkan dalam bentuk dashboard pemakaian sehingga memudahkan pengelola mengambil keputusan .

Ada Airport Management System (AMS) sistem yang digunakan untuk pengelolaan kegiatan operasional bandara maupun kegiatan yang terkait dengannya disisi aoronautical, mulai dari pengaturan jadwal penerbangan, alokasi sumber daya (gate, parking stand, baggage claim, garbarata dan lain-lain), pencatatan kegiatan penerbangan (block on/block off, take off, landing, dan lain-lain), penyampaian informasi penerbangan baik secara tampilan (FIDS) maupun voice (Public Announcement), pembuatan billing untuk maskapai penerbangan, pelaporan data statistik serta kegiatan lainnya.

Menurut Manager Safety and Risk, Tukiman mengatakan, beberapa sektor ini memang menjadi salah satu peran penting yang di persiapkan pada operasional pada momen tertentu terutama pada saat jelang lebaran 2017.

“Untuk sektor ini wajib dijalankan secara Standart Operasional Prosedur (SOP) mengingat hal ini sangat penting,” jelas Tukimin kepada fokusmedan.com, Rabu.(putra)

Comments are closed.