Uncategorized

Besok, Polisi Akan Panggil Rocky Gerung Soal Ucapan Kitab Suci Adalah Fiksi

fokusmedan : Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan melakukan pemanggilan terhadap pengamat politik Rocky Gerung pada Kamis (31/1). Rocky dipanggil atas kasus dugaan penistaan agama atas pernyataannya yang menyebut bahwa ‘kitab suci adalah fiksi’.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan rencana pemanggilan terhadap Rocky. Namun, pemanggilan itu bukan dilakukan untuk pemeriksaan melainkan hanya untuk mengklarifikasi terhadap Rocky yang sebagi saksi terlapor.

Dia menjadi saksi terlapor terkait laporan yang dibuat Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian beberapa waktu lalu. Oleh karenanya, polisi akan melakukan klarifikasi kepada Rocky.

“Pemanggilan untuk klarifikasi ya,” kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (30/1).

Rocky sendiri akan dijadwalkan untuk dimintai klarifikasi sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (30/1) besok. Rocky dipanggil atas laporan yang dilimpahkan dari Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya. Laporan dibuat oleh Jack Boyd Lapian ke Bareskrim Polri pada 16 April 2018.

Laporan Jack diterima dengan nomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018 dimana Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP.

“Klarifikasi soal laporan saudara Jack Lapian,” ujarnya.

Selain laporan ini, dikutip dari merdeka.com, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh Permadi Aria alias Abu Janda pada Rabu 11 April 2018 di Polda Metro Jaya. Laporan Abu Janda tersebut tertuang dengan nomor polisi TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018.

Sebelumnya diberitakan, Rocky Gerung mengatakan bahwa kitab suci adalah hal yang fiksi dan itu berbeda dengan fiktif. Ucapan itu dikatakan Rocky di acara Indonesian Lawyers Club (ILC)tvOne bertajuk ‘ Jokowi Prabowo Berbalas Pantun’, 10 April 2018.

“Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos, dan itu sifatnya fiksi. Dan itu baik. Fiksi adalah fiction, dan itu berbeda dengan fiktif,” ujarnya.(yaya)