Sel. Agu 20th, 2019

BMKG: Sumut berpotensi alami kebakaran hutan

fokusmedan : Sejumlah kawasan yang berada di Sumut pada bulan Juli 2019 diprediksi berpotensi mengalami kebakaran hutan.

“Bahkan, tingkat bahaya kebakaran berada di kategori sedang dan tinggi,” sebut Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Edison Kurniawan kepada fokusmedan.com, Sabtu (20/7).

Ia membeberkan, kawasan itu antara lain Deli Serdang, Humbahas, Karo, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Simalungun, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, serta Tapanuli Tengah.

Berdasarkan data satelit MODIS (TERRA-AQUA) yang dirilis selama tahun 2019 menunjukkan bahwa akumulasi jumlah hotspot di wilayah Provinsi Sumut mencapai 111 titik (dengan tingkat confidence level < 50 persen).

Titik panas ini, lanjutnya, tersebar di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Pakpak Bharat, Samosir, Karo, dan juga Padang Lawas.

“Namun, titik panas di Sumut tahun 2019 juga masih lebih rendah dibandingkan Propinsi Riau sebanyak 1.540, Kalimantan Barat sebanyak 387 dan bahkan Sumatera Selatan sebanyak 138.

Kendati begitu, hal ini tidak dapat diabaikan begitu saja, karena potensi hotspot di Sumut juga akan cenderung meningkat khususnya pada memasuki fase musim kemarau.

“BMKG berharap agar selama musim kemarau pemerintah pusat dan daerah saling bersinergi dalam upaya antisipasi kebakaran hutan di 8 propinsi utama yakni di Kalimantan dan Sumatera,”  pungkasnya.(riz)