NASIONAL

BNN tembak mati seorang DPO jaringan Ibrahim Hongkong

fokusmedan : Satu tersangka yang masuk daam jaringan bandar narkoba Ibrahim Hongkong berinisial B (57) terpaksa ditembak mati oleh Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI)  di Gempong Pintu, Aceh Besar, Rabu (7/11) malam.

Deputi Bidang Pemberantasan narkoba BNN RI Irjen Pol Arman Depari menyampaikan, tersangka B terpaksa ditembak karena melawan dan mencoba melarrikan diri saat diamankan.

Tersangka yang merupakan DPO BNN berdasarkan surat no: DPO/05-P2/VIII/2018/BNN tanggal 24 Agustus 2018.

“Burhanudin adalah pemasok narkoba jenis sabu dan ekstasi kepada Ibrahim Hongkong,” ujarnya kepada fokusmedan.com, Kamis (8/11).

Arman Depari menyampaikan saat ini pihaknya masih berupaya melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti.

Sebagaimana yang diketahui, dalam kasus ini, BNN sebelumnya juga telah menangkap dan menetapkan sebanyak 13 orang tersangka penyeludupan sabu 105 Kg dan 30 ribu butir ekstasi dari Malaysia ke Indonesia. Barang haram itu merupakan milik gembong narkoba Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong yang tak lain merupakan anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi NasDem.

Ibrahim Hongkong sendiri yang terdaftar dalam DCS (daftar calon sementara) anggota legislatif Kabupaten Langkat untuk Pemilu 2019 ini, ditangkap pada Senin 20 Agustus 2018 saat melakukan kampanye di Pelabuhan Pangkalan Susu.(riz)