EKONOMI & BISNIS

BNP Paribas: Akibat inflasi, beli pulpen Rp 10.000 tahun depan belum tentu dapat

fokusmedan : Badan Pusat Statistik inflasi pada September 2017 sebesar 0,13 persen. Angka tersebut mengalami kenaikan signfikan karena sebelumnya di Agustus 2017 deflasi 0,07 persen.

Pengamat ekonomi dari BNP Paribas Investment Partner Vivian Secakusuma mengungkapkan generasi milenial tidak bisa lagi santai hanya menjadi karyawan biasa. Karena dengan kenaikan inflasi setiap tahunnya, Vivan menyebut harga pulpen saja bisa menjadi mahal.

“Tahun ini uang Rp 10.000 bisa beli pulpen, tahun depan belum tentu bisa,” ujar Vivian di Jakarta, Senin (2/10).

Oleh karena itu, dikutip dari merdeka.com, dia mengimbau sudah saatnya masyarakat mulai menginvestasikan sebagian upahnya ke reksa dana. Menurut Vivian dibandingkan produk investasi lainnya, reksa dana lebih menguntungkan dan tahan banting dari inflasi.

“Instrumen investasi lainnya secara umum menunjukkan kinerja lebih baik dari inflasi. Salah satunya reksadana,” ungkap Vivian.

Vivian menambahkan kemudahan investasi reksa dana dibandingkan produk lain adalah mudah dan tidak butuh waktu banyak. Hal yang dibutuhkan masyarakat saat ini menurut Vivian adalah mengerti jenis invesatasi yang akan diambil untuk daya tahan ekonominya dari inflasi.

“Investor juga harus punya pengetahuan untuk membuat keputusan atas investasinya,” tutupnya.(yaya)