BRI Agro terbitkan saham baru setelah gagal akuisisi bank

fokusmedan : Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Suprajarto mengatakan rencana anak usahanya, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) dalam mengakuisisi saham 2 bank kecil sedikit terganjal, setelah bank asing merebut salah satu bank incaran mereka.

Meski demikian, dia tetap akan memerhatikan satu bank lainnya setelah menerbitkan saham baru, atau right issue.

“Paling tidak satu, kita lihat nanti. Ini kan mau right issue. Setelah right issue, baru kita fokus pada akuisisi,” ujar dia di Jakarta, seperti ditulis Selasa (3/4).

Menurutnya, kegagalan BRI Argo dalam mengakuisisi bank incarannya disebabkan oleh beberapa hal, seperti lebih tingginya tawaran kepemilikan saham dari bank asing saingannya, serta dorongan bank tersebut dalam mengembangkan korporasinya di Indonesia.

Sebelumnya, dikutip dari merdeka.com,  BRI Argo menyebutkan, dana akuisisi bisa diperoleh melalui skema right issue, Sehingga akan menambah modal mereka untuk naik kelas ke dalam kategori bank BUKU III. Mengacu terhadap skenario tersebut, Suprajarto menegaskan bahwa menjadi bank BUKU III lewat skema right issue merupakan prioritas utama BRI saat ini.

“Kalau right issue ini harapan kita sudah BUKU III. Itu sudah enggak ada pengaruh lagi dari akuisisi. Pokoknya right issue, harapan kita begitu,” tandasnya.(yaya)