Ming. Agu 18th, 2019

#Cari_Aman berkendara saat berpuasa

fokusmedan : Datangnya bulan suci Ramadhan pertanda bagi kaum muslimin untuk menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan. Namun, berpuasa bukan berarti aktivitas sehari-hari ikut terhenti, tapi menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan kepala dingin.

Pasalnya, potensi mengalami dehidrasi lebih besar dibandingkan hari biasa dapat mengurangi konsentrasi saat berkendara.

Selain itu, mengantuk dan lemas juga menjadi kendala yang dialami orang yang berpuasa. Dimanadua hal ini tentunya sangat berbahaya jika muncul saat berkendara dengan motor.

Tantangan lainnya adalah menahan nafsu. Karena bisanya jika sedang lapar , maka emosi juga cepat meningkat sehingga beresiko mengundang hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara (Sumut), PT Indako Trading Coy menunjukkan perhatian dan kepeduliannya bagi pengendara motor yang sedang menjalankan puasa.

Kepedulian tersebut ditunjukkan dengan terus membagikan pengetahuan dan informasi seputar keselamatan berkendara (safety riding) kepada masyarakat luas.

Kali ini, Honda akan memberikan sejumlah tips yang dapat dilakukan agar tetap aman saat berkendara di bulan Ramadhan.

Pertama dengan melakukan persiapan Sebelum melakukan perjalanan, dimana persiapan sudah dimulai sejak rider melakukan santap sahur dengan memilih asupan yang bernutrisi tinggi semisal sayur-mayur, buah-buahan, serta perbanyak minum air putih agar dapat mengurangi dehidrasi tubuh saat berkendara.

Tidak lupa, para riders juga harus melengkapi diri dengan unsur dasar keselamatan berkendara dengan wajib menggunakan jaket, Helm dan sarung tangan serta membawa kelengkapan surat berkendara sebelum memulai perjalanan.

Tips yang kedua yaitu selalu memeriksa kondisi sepeda motor sebelum mulai berkendara. Periksalaan ketersediaan bahan bakar, pastikan mesin dalam kondisi prima, dan ban motor tidak kempes.

Karena, bisa dibayangkan jika saat berkendara, tiba-tiba di tengah perjalanan motor mengalamai masalah dan mogok yang mengakibatkan terhambatnya perjalanan.

Tips ketiga, berfikiran positif dengan mengedepankan prilaku berkendara yang santun, mengutamakan toleransi dan tingkat kesabaran yang tinggi merupakan salah satu kunci yang perlu dikedepankan dalam pemikiran para riders agar kepentingan sesama pengendara dapat terpenuhi dan menjaga kekhusyukan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

Tips keempat, rider harus mengenali rute untuk menghindari kemacetan di pagi hari dan juga pada jam pulang kerja, guna menghindari hal-hal yang dapat mengundang emosi.

Dimana hal ini bisa dihindari dengan menggunakan aplikasi berfitur Global Positioning System (GPS), sehingga dapat mambantu memilih alternatif jalur perjalanan yang tepat dan aman, serta terhindar dari kemacetan.

Menurut Ismed Risya, KasubDept Safety Riding & Motorsport PT Indako Trading Coy, berkendara di bulan puasa, selain menggunakan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosi.

Kemudian harus dilengkapi dengan pondasi yang kuat yaitu kecerdasan spiritual yang perlu ditingkatkan agar menjadi pengendara yang tidak sadar safety riding dan mematuhi peraturan lalu lintas, namun menjadi pengendara yang sabar, sopan, dan selalu ingat bahwa kita semua saudara dengan keselamatan menjadi tujuan bersama.(ril)