NASIONAL

Di depan Kyai & Habaib, Sandiga Janji Kawal Ahlussunnah wal Jama’ah

fokusmedan : Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor 02, Sandiaga Salahuddin Uno berjanji bersama pasangannya Peabowo Subianto, berkomitmen akan mengawal Ahlussunnah wal Jama’ah. Sandi meminta para pendukungnya agar tidak percaya terhadap segala fitnah yang dihembuskan ke sana-sini.

“Prabowo-Sandi berkomitmen akan mengawal ahlul sunah wal jamaah. Seperti dikatakan Gus Irfan, jangan mau kita dihantam dengan hoax dan fitnah. Fitnah kita hadapi semua dengan klarifikasi bahwa Prabowo-Sandi berkomitmen, InshaAllah bersama-sama teman dan sahabat dari NU mitra pembangunan Indonesia ke depan. Kami akan membesarkan dan merangkul NU,” kata Sandiaga Salahuddin Uno di Taman Krida Budaya Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang, Senin (18/3) malam.

Sandiaga menyampaikan pesan tersebut kepada Kyai, Habaib dan Masayikh se-Malang Raya dan Pasuruan. Acara juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan keluarga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di antaranya Irfan Yusuf Hasyim (Gus Irfan), Gus Hasyim Karim (cucu Hasyim Asyari), Iqbal bin Salahudin Wahid dan lain sebagainya.

Kata Sandi, Indonesia memiliki kekuatan jutaan santri yang harus menjadi garda terdepan pembangunan Indonesia. Indonesia juga memiliki 28 ribu lebih pesantren yang juga harus menjadi mitra pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkarakter dan berbudi pekerti.

“Sehingga ke depan santri bisa memenangkan persaingan. Indonesia menang kalau santrinya menang,” katanya.

Sandi juga menegaskan bahwa Pancasila, Bhineka Tunggal Ika sudah final. Begitu pun NKRI harga mati yang akan terus dipertahankan dan diperjuangkan. Dirinya juga tidak akan memberi celah bagi ekstremisme, garis keras, apalagi komunisme.

“Tidak ada tempat bagi faham ekstremisme apalagi garis keras. Tidak ada lagi tempat faham komunisme. Islam yang rahmatan lil alamin adalah perekat kebangsaan, inspirasi dan etika kita dalam berbangsa,” terangnya.

Sandi juga berpesan kepada pendukungnya untuk tidak menyalahkan siapapun dan tidak mencaci maki satu sama lain. Perbedaan pilihan sebagai sesuatu yang harus dihormati.
“Cukup tanggal 17 April tidak dipilih lagi. Kalau ingin perubahan pilih Prabowo – Sandi,” tegasnya.

Prabowo-Sandi menitipkan pada para kyai untuk menyampaikan kepada jamaahnya tentang program-program yang akan diperjuangkan jika kelak dipercaya oleh bangsa Indonesia.

“Bahwa Prabowo Sandi akan melahirkan sebuah perubahan di Indonesia, sehingga ekonomi kita berdaulat, adil dan makmur,” katanya.

Dikutip dari merdeka.com, Sandi menjanjikan kepada emak-emak akan menghadirkan harga murah. Listrik yang terjangkau, harga sembako yang turun. Utamanya kepada para kader dan tim sukses, meminta menyampaikan pesan dan program itu dari pintu ke pintu.

“Sampaikan bahwa perubahan akan datang dan berpihak kepada rakyat. Kita akan sediakan lapangan kerja untuk anak negeri, bukan untuk warga asing,” ungkapnya.

Sementara dalam silaturahim tersebut juga memberikan kesempatan kepada Gus Irfan untum menyampaikan sambutan mewakili keluarga NU. Gus Irfan pun menegaskan bahwa warga NU memperbolehkan untuk memiliki para calon sesuai yang dikehendaki.

“Boleh memilih nomor 2, juga boleh tidak memilih 01,” katanya.(yaya)