Sen. Des 9th, 2019

Diduga dibunuh, keluarga Kades Tengkuhen lapor ke polisi

fokusmedan : Keluarga Kepala Desa (Kades) Tengkuhen, Kecamatan Sibolangit, Reli Kemit (57) yang ditemukan tewas akhirnya melapor ke pihak kepolisian.

Pihak keluarga melapor karena menduga kematian korban bukan bunuh diri tapi dibunuh.

Kapolsek Delitua AKP Dolly N Nainggolan saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan itu.

“Keluarga sudah membuat laporan ke polisi karena menduga korban dibunuh. Tapi setelah kita lakukan olah TKP sebanyak tiga kali, sampai saat ini belum kita temukan adanya unsur-unsur dugaan pembunuhan,” sebutnya, Senin (11/11).

Ia mengungkapkan, sejauh ini pihaknya telah memeriksa setiap sudut TKP, seperti ventilasi, loteng, pagar, hingga CCTV di depan rumah. Namun memang belum didapati tanda-tanda kedatangan orang lain ke rumah itu.

“Selain itu, sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan terkait kejadian ini. Untuk saksi sudah 4 orang kita periksa yaitu Pak pendeta atas nama Gayus, istri pendeta, pembantu pendeta dan kepala dusun setempat,” jelasnya.

Terkait hasil visum dari rumah sakit, Dolly menambahkan bahwa pihak penyidik masih menunggu hasilnya. Jika sudah keluar, kepolisian baru akan mendapatkan bukti baru terkait kematian korban.

“Kita masih menunggu hasil visum. Nanti jika ada perkembangan akan saya kabari,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa korban bernama Reli Kemit ditemukan tewas dengan lima tusukan pada bagian tubuhnya di kamar mandi pada rumah pendeta bernama Gayus Bangun di Blok E15 Kompleks Taman Permata Surya, Jalan Eka Surya, Dusun 8, Desa Kedai Durian, Deli Tua pada Minggu (10/11) lalu.(riz)