Ming. Des 15th, 2019

Dinkes Sumut selidiki kasus bayi lahir cacat di Madina

fokusmedan : Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) dr Alwi Mujahit Hasibuan menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap beberapa kasus bayi yang lahir dalam kondisi cacat di Kabupaten Mandailing Natal.

Penyelidikan itu untuk memeriksa penyebab lahirnya para bayi dengan kondisi tidak normal yang diduga akibat aktivitas pertambangan illegal.

Sebagai tim yang dibentuk Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bertujuan

“Hal ini dilakuka  untuk meneliti apakah ada kaitan limbah tambang ilegal dengan cacat pada bayi baru lahir,” sebutnya kepada fokusmedan.com, Rabu (20/11)

Ia mengatakan, tim yang dibentuk Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bertujuan mencari apa ada hubungan penyakit pada bayi lahir dengan limbah kimia tersebut.

Sebelumnya, pada November lalu terdapat kasus kematian bayi dengan kondisi usus di luar perut. Atas kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Sumut bersama Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) telah melakukan pemeriksaan kadar mercury terhadap air baku di Madina. Namun, hingga kini hasilnya belum bisa didapatkan.

Untuk itu Dinas Kesehatan Sumut berkoordinasi kembali dengan BBTKL di Medan untuk melihat kaitan antara cemaran limbah mengandung mercury dengan kasus bayi lahir cacat itu.

Mercury dapat mengganggu kesehatan tidak saja terhadap ibu hamil, lanjutnya, tapi juga dapat menjadi pemicu kanker.

“Itu makanya alat-alat kesehatan sekarang tidak menggunakan mercury,” tandasnya.(riz)