Ming. Sep 22nd, 2019

Ditlantas Polda Sumut perkenalkan SIM Smart

fokusmedan : Dengan dilakukakannya uprade alat cetak Surat Ijin Mengemudi (SIM) dari Korlantas Mabes Polri, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut langsung berkoordinasi dengan 27 polres jajaran.

Meski model SIM Smart terbaru ini masih dalam tahap pengenalan, namun dipastikan peluncuran resmi dilakukan saat HUT Polantas pada tanggal 22 September 2019 mendatang.

“Untun Polda Sumut upgradenya lagi diupayakan di seluruh wilayah Sumut. Kami sudah menyampaikan ke jajaran supaya Sapras jajaran kordinasi dengan Mabes Polri untuk mengupgradenya,” sebut Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Yamin, melalui Kasi SIM Kompol M Rambe kepada fokusmedan.com, Jumat (13/9).

Ia menjelaskan, saat SIM Smart nantinya sudah diluncurkan, SIM lama masih akan tetap berlaku. Kemudian, jika SIM seseorang masa berlangsungnya habis, si pemohon SIM akan diarahkan untuk permohonan pembuatan SIM Smart tersebut, sebagai keselarasan.

“Sedangkan untuk biaya pembuatan dan perpanjangan SIM tetap, hanya dialihkan ke SIM Smart saja,” ujarnya.

Ia menambahkann, SIM Smart ini akan diberlakukan di seluruh Indonesia, namun untuk tahap awal di tingkat provinsi.

Secara keseluruhan, SIM Smart ini tidak memiliki banyak perubahan dari segi mekanisme pelayanan hingga biaya.

Hanya saja, lanjutnya, bentuk kartu secara fisik memiliki tampilan baru dan merekam identitas serta data forensik kepolisian. Korlantas telah bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri terkait hal itu.

Smart SIM ini dilengkapi chip dengan kapasitas yang memadai. Seperti data/kepentingan forensik kepolisian (lengkap)/identitas yang bersangkutan/pemegang SIM. Kemudian, semua pelanggaran lalu lintas akan tercatat dengan valid, pelanggaran ringan, sedang, dan berat.

Fungsi terakhir SIM terbaru itu dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli, pembayaran tol dan sebagainya. Untuk melakukan ini, pihak Kepolisian melakukan kerjasama dengan sebuah bank untuk menjadikan SIM sebagai uang elektronik. Jumlah saldo maksimal dari SIM tersebut adalah Rp 2 juta.(lia)