Kam. Okt 17th, 2019

Dua pasien suspect Difteri RSUP H.Adam Malik diijinkan pulang

fokusmedan : RSUP H.Adam Malik kembali memulangkan dua pasien suspect difteri berinisal DE (3) asal Medan dan RH (3) asal Nias.

Tim KLB Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik dr Restuti Hidayani Saragih SpPD menyampaikan, pihaknya kini merawat pasien berinisial RR (5) asal Medan, R (16) asal Kisaran, serta JA (28) asal Nias.

“Kondisi mereka kini sudah sangat membaik dan hari ini kami memulangkan dua pasien sedangkan tiga lainnya masih kita rawat,” sebutnya kepada fokusmedan.com, Selasa (8/10).

Sementara itu, terkait hasil laboratorium dari Litbangkes Kemenkes RI yang menyatakan, sample swab 3 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) negatif difteri, Restuti menyebutkan respon KLB (Kejadian Luar Biasa) terutama bagi pasien suspect difteri tetap dijalankan.

Sebab, hasil kultur dan laboratorium ialah merupakan hasil konfirmasi, dimana yang dipakai dalam penatalaksanaan (pasien suspek difteri) tetap secara klinis.

“Meski sudah diumumkan negatif oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumut, tapi bukan serta merta secara klinis itu nggak difteri atau dokternya salah. Jadi bukan seperti itu,” terangnya.

Meski hasil laboratorium itu positif atau juga negatif, lanjutnya, maka respon KLB tetap akan berjalan. Adapun respon KLB itu terang dia, yakni vaksinasi ORI (outbreak response immunization) kepada yang melakukan kontak erat, terapi antibiotik profilaksis, kemudian swab juga untuk yang kontak erat.

Untuk KLB, sebutnya, ialah apabila ada satu saja kasus suspect difteri dengan hasil konfirmasi kultur positif. Namun ia menyebutkan, semua jenis infeksi bukan hanya difteri, tidak bisa diharapkan 100% (kulturnya) positif tumbuh.

“Sedangkan hasil lab pasien lainnya, saat ini masih kita tunggu,” tandasnya.(riz)