NASIONAL

Forum parlemen dunia soroti isu sumber energi terbarukan

fokusmedan : World Parliamentary Forum on Sustainable Development yang ke-2 dengan tema ‘Partnership Towards Sustainable Energy for All’ di The Patra Bali Hotel, Badung, Bali, resmi berakhir. Acara resmi ditutup oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Nurhayati Ali Assegaf.

Fadli Zon menyampaikan, bahwa pertemuan diikuti 46 negara yang tergabung di WPFSD dan dalam pertemuan tersebut menghasilkan banyak gagasan.

“Kita banyak melakukan dialog dan diskusi sejak kemarin. Dalam hal ini yang kita soroti adalah sustainable energy resources. Karena yang paling penting bagaimana energi yang terbarukan bisa menjadi bagian dalam rangka pemenuhan 17 poin SDGs,” ucapnya, Kamis (13/9) sore.

Menurut Fadli Zon, dari hasil pertemuan WFSD ada 4 poin yang menjadi komitmen. Pertama ialah para perserta mempunyai komitmen untuk meningkatkan kepedulian dengan SDGs (Kerjasama Global Untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) di negara mereka masing-masing.

“Kemudian yang kedua, membuat dan membangun mekanisme yang diperlukan bersama dengan pemerintahan, dalam rangka fungsi legislasi dan budgeting dan pengawasan yang mewujudkan SDGs,” imbuh Fadli Zon.

Selanjutnya, untuk poin yang ketiga juga membangun partnership antara parlemen dengan development partner, dan juga dengan steakholder yang lain dalam rangka menyusaikan hasil-hasil dalam konferensi, serta ditingkatkan di nasional dan internasional.

“Keempat, mereka berharap bahwa Indonesia mengambil inisiatif untuk melanjutkan forum konferensi parlemen sedunia terkait dengan SDGs ini. Agar kita bisa melakukan tracking new dalam pencapaian hasil-hasil SDGs di negara masing-masing,” jelas Fadli Zon.(yaya)