EKONOMI & BISNIS

Harga ayam potong merangkak naik jadi Rp 60.000 per Kg

fokusmedan : Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jember, Jawa Timur, naik jelang Idul Fitri 1439 H. Harga daging ayam berada pada kisaran Rp 50.000 hingga Rp 60.000 per Kilogram (Kg) karena stok komoditas tersebut berkurang.

Salah satu pedagang ayam, Ida mengatakan harga normal daging ayam hanya Rp 35.000 per Kg. Namun, sejak awal pekan ini harga daging ayam terus mengalami kenaikan.

“Harga ayam memang naik di luar kewajaran karena pekan lalu masih Rp 35.000 per Kg, namun pekan ini sudah mencapai Rp 60.000 per Kg karena memang pasokan ke pedagang terbatas,” kata Ida seperti dikutip Antara di Pasar Tanjung Jember, Selasa (12/6).

Harga daging ayam dua hari lalu sempat menembus Rp 65.000 per Kg. Tidak hanya daging ayam ras yang naik, daging ayam kampung pun juga naik.

“Harga ayam kampung di atas Rp 70.000 per Kg, namun sebagian besar masyarakat cenderung membeli daging ayam ras karena lebih murah,” tuturnya.

Petugas pencatat harga di Pasar Tanjung, Iskandar mengatakan, kenaikan harga daging ayam di pasar induk Jember tersebut melambung tinggi sejak sepekan ini dan kenaikannya cukup signifikan.

“Harga daging ayam awalnya berkisar Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per Kg, kemudian naik lagi menjadi Rp 50.000 per Kg dan hingga Senin kemarin terpantau sebesar Rp 60.000 per Kg,” katanya.

Iskandar mengaku pihaknya masih akan melakukan survei harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Tanjung, termasuk harga daging ayam ras dan ayam kampung yang diharapkan tidak naik lagi.

Tingginya harga daging ayam di pasar tersebut direspon oleh Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo yang melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tanjung Jember untuk memantau harga komoditas tersebut.

“Kami sudah lakukan pantauan di Pasar Tanjung Jember, harga daging ayam berkisar Rp 47.000 hingga Rp 50.000 per Kg,” tuturnya.

Berdasarkan informasi dari pedagang, lanjut dia, persoalan vaksin yang rusak, banyak ayam yang mati, memicu stok ayam berkurang di pasaran. Sementara di sisi lain permintaan cukup tinggi di pasaran menjelang Lebaran.

“Saya juga sudah melakukan konfirmasi kepada Kepala Disperindag Jember menyampaikan bahwa persoalan vaksin sudah normal. Kenaikan harga daging ayam karena para pekerja sudah banyak yang libur, sehingga pemotongan hewan ayam yang melayani pedagang berkurang dan berpengaruh pada stok ayam yang beredar di pasaran,” jelasnya.(yaya)