Harga beras tidak stabil, sejumlah grosir menaikkan harga di Pasar Tradisional Lubuk Pakam

fokusmedan : Meski pasokan beras cukup lancar, namun sudah hampir sebulan terakhir ini harga beras di Pasar Tradisional Lubuk Pakam Deliserdang mengalami kenaikan.

Kenaikan harga beras yang tidak stabil ini dikhawatirkan akan menimbulkan kerugian bagi para pedagang.

Ahok, pedagang beras di Pasar Lubuk Pakam mengaku bingung lantaran harga beras semakin tidak terkendali. Ini menyebabkan modal yang ada semakin terkuras, padahal keuntungan menipis.

“Kalau harga stabil, kita dagangnya enak, tapi kalau harga tidak stabil, tentu saja kita was-was,” ujarnya kepada fokusmedan.com, Selasa (16/1).

Untuk itu, lanjutnya, mereka selaku pedagang beras berharap pemerintah dapat menstabilkan harga beras.

“Walau saat ini sudah mulai masuk masa panen padi di Deliserdang, namun harga beras masih tetap tinggi,” jelasnya.

Ibu rumah tangga mengaku semakin kelimpungan seiring meroketnya harga beras. Di pasar tradisional Lubuk Pakam sudah sebulan harganya naik.

”Di pasaran rata-rata naik Rp1000 hingga Rp1500 dan akibatnya beras paling murah kini dibandrol Rp11.000/kg di grosir. Sedangkan pedagang eceran lebih mahal lagi hingga Rp13 000/kg .(putra)