Sel. Agu 20th, 2019

Hingga Juni 2019, Produksi Mobil di Indonesia Capai 600.000 Unit

fokusmedan : Kementerian Perindustrian mencatat produksi kendaraan bermotor roda empat sejak Januari sampai Juni 2019 mencapai 600.000 unit. Angka ini diharapkan akan tumbuh tinggi hingga akhir tahun mengingat rata-rata produksi pada 2018 mencapai 1,2 juta unit per tahun.

“Juni 2019 produksi kita sudah mencapai 600.000 unit,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin, Harjanto dalam seminar yang digelar di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/8).

Dia menjelaskan dari jumlah produksi tersebut penjualan domestik sebesar 481 ribu unit berasal dari produksi lokal maupun impor. Sedangkan ekspor Completely Build Up (CBU) tercatat sebesar 136 ribu unit, Completely Knock Down (CKD) sebanyak 412 ribu set dan komponen sebesar 43,6 juta pieces.

“Pada tahun 2019, ekspor kendaraan CBU pun ditargetkan mencapai 400 ribu unit dan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya. Sehingga pada tahun 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor kendaraan CBU sebesar 1 juta unit,” jelasnya.

Saat ini, dikutip dari merdeka.com, pangsa pasar ekspor otomotif Indonesia ke lebih dari 80 negara di dunia termasuk 5 negara tujuan utama ekspor yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Mexico dan Vietnam. “Ini merupakan bagian dari daya saing otomotif (kita) masih punya pangsa pasar yang cukup baik,” jelasnya.

Berdasarkan data Kemenperin, secara nasional saat ini terdapat sekitar 1.500 perusahaan komponen otomotif di Indonesia yang terbagi dalam Tier 1, Tier 2 dan Tier 3 yang tersebar di seluruh Indonesia terutama di provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dari jumlah tersebut, sekitar 240 perusahaan merupakan anggota Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) dan 122 perusahaan merupakan anggota Perkumpulan Industri Kecil-Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).(yaya)