EKONOMI & BISNIS

Indonesia ekspor emas hingga obat-obatan ke Swiss

fokusmedan : Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman D Hadad mengatakan, Indonesia dan Swiss telah mengalami surplus cukup besar dengan pencapaian sebesar USD 1 miliar, salah satunya melalui ekspor beberapa produk, seperti emas hingga hasil pertanian.

“Yang kita jual salah satu ya emas, pertanian. Memang masih barang yang ekstra aktif, di samping ada sedikit eksport yang lain sebagainya,” kata Muliaman saat serah terima pelaksana Ketua Umum PP-ISEI, di kantornya, Rabu, (8/2).

Untuk meningkatkan nilai ekspor dan investasi, maka tidak hanya diperlukan hubungan yang baik antar kedua negara, namun juga harus menghasilkan kerja sama yang baik. Sehingga, ke depan Indonesia akan memperluas produk yang akan di ekspor di Swiss.

“Nah ini tentu saja bisa kita perluas komoditasnya. Kalau dari Swiss kita banyak ekspor alat-alat kesehatan, obat-obatan farmasi, perhiasan, mesin-mesin juga banyak dari Swiss,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, dikutip dari merdeka.com, dia akan mendorong agar perjanjian Free Trade Agreement (FTA) antara Indonesia dan Swiss bisa segera berjalan baik. Meski ada beberapa hambatan, menurutnya ini perlu terus dikomunikasikan dengan baik.

“Kalau itu terkait dengan kementerian teknis akan kita konsultasikan. Ya intinya saya ini datang untuk berjualan jadi apa yang kira-kira menghambat kita akan selesaikan. Kalau persoalannya ada di dalam negeri kita bangun komunikasi lebih baik. Kalau mungkin di sana (Swiss) ada di luar negeri kita sosialisasikan kita jelaskan bagaimana komitmen dan lainnya,” tandasnya.(yaya)