NASIONAL

Indonesia-Jepang sepakat perdalam kerja sama pertahanan & keamanan

b

fokusmedan : Perdana Menteri Jepang, Sinzho Abe menegaskan Jepang secara aktif mendorong kerja sama dalam pengamanan laut dan mendorong pengembangan pulau terpencil Indonesia melalui forum maritim Indonesia-Jepang. Selain itu, Jepang sepakat memperdalam kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan.

“Kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan dimulai dengan membahas kerangka kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan seperti pertemuan tingkat menteri two plus two,” kata Abe saat memberikan keterangan pers terkait hasil pertemuan bilateralnya dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/1).

Di tengah penyebaran paham terorisme di Asia, Jepang sepakat bekerja sama dengan Indonesia yang merupakan negara besar dengan mayoritas penduduknya muslim moderat. Kerja sama ini, kata Abe, guna mewujudkan generasi muda yang mempunyai harapan.

Terkait proyek pembangunan pelabuhan Patimban, Abe menegaskan arah kebijakan untuk pembangunan pelabuhan dilaksanakan oleh perusahaan patungan Jepang-Indonesia. Abe menambahkan, Jepang akan bekerja sama dengan Indonesia di bidang perkeretaapian, dan pembangkit listrik.

“Dalam rangka berkontribusi dalam pembangunan daerah di Indonesia, Jepang memutuskan akan menciptakan kesempatan bisnis dengan nilai total sekitar 74 miliar yen untuk bidang irigasi dan konservasi pantai,” sambungnya.

Di sela-sela pertemuan bilateral, kedua negara menyinggung terkait isu laut Cina Selatan. Isu itu dianggap telah menjadi perhatian masyarakat internasional yang secara langsung mempengaruhi kedamaian kawasan.

Dikutip dari merdeka.com, Abe menegaskan, dalam merespon isu laut Cina Selatan, penting ada prinsip penegakan hukum dan penyelesaian sengketa secara damai.

“Mengenai isu Korea Utara khususnya terkait pengembangan nuklir dan rudal yang telah menjadi ancaman tahap yang baru, kami bertukar pendapat terkait implementasi secara tegas dewan keamanan PBB,” ujar Abe.

“Ada pun hal mendasar dalam pertemuan adalah kerja sama kemaritiman. Itu adalah prioritas paling utama dalam kerja sama antara kedua negara,” tuntasnya.(yaya)