Sel. Agu 20th, 2019

Inilah Komoditas Pendorong Inflasi Juli 2019, Terbesar dari Cabai

fokusmedan : Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi selama Juli 2019 sebesar 0,31 persen. Inflasi ini didorong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan inflasi yang terjadi pada Juli 2019 ini salah satunya disebabkan oleh kenaikan seluruh komponen bahan makanan. Komoditas dominan yang memberi andil inflasi yakni adalah cabai merah yang menyumbang sebesar 0,20 persen, dan cabai rawit sebesar 0,06 persen.

“Jadi ketergantungan kita ke cabai ini luar biasa karenanya perlu di ulang-ulang disampaikan pakai cabai kering bisa tidak yah. Tapi perlu diarahkan ke sana karena sifat tanaman cabai mudah busuk. Jadi itu yang pengaruhi utama,” kata Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Kamis (1/8).

Kemudian penyebab lain terjadinya inflasi yakni di sektor sandang dengan menyumbang andil sebesar 0,70 persen. Di mana, sumbangan tersebut disebabkan oleh kenaikan harga emas perhiasan yang diikuti oleh harga internasional yang terjadi di 76 kota IHK. “Ini menyebabkan sandang inflasi 0,70 persen dan andilnya emas 0,04 persen,” imbuhnya.

Di samping itu, sektor pendidikan pun turut andil dalam menyumbang terjadinya inflasi pada Juli 2019 sebesar 0,92 persen. Adapun andil inflasi pada sektor ini sebesar 0,07 persen disebabkan pengeluaran uang sekolah di tingkat SMA/SMK

“Bisa dipahami ketika kita hitung inflasi termasuk sekolah-sekolah swasta terjadi untuk pendidikan sumbangan 0.07 persen,” sebutnya.

Sementara itu, dikutip dari merdeka.com, salah satu pendorong terjadinya deflasi yakni disebabkan oleh beberapa komponen yang turun. Misalnya bahan makanan seperti bawang merah dan bawang putih serta alat transportasi.

“Di transportasi satu-satunya kelompok yang alami deflasi. Yang sebabkan deflasi terjadi penurunan tarif angkutan antar kota yang sumbangannya 0,04 persen karena ramadan sudah berakhir,” katanya.

Tak hanya, pada transportasi darat, sumbangan deflasi ini juga disebabkan oleh sektor penerbangan udara. Di mana sejak adanya kebijakan diskon tarif tiket pesawat yang diberlakukan di jam dan hari tertentu berdampak signifikan pada penerbangan udara.

“Sehingga penurunan tiket pesawat terjadi di 41 kota deflasi begitu juga andilnya 0,01 persen,” katanya.

“Jadi penyebab utamanya inflasi adalah harga cabai merah harga emas dan satu lagi uang sekolah menengah ke atas, deflasi ada penurun harga komoditas makanan bawang merah dan putih dan juga tarif angkutan darat udara maupun kereta api,” pungkasnya.(yaya)