NASIONAL

Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel lantik Kombes Pol Gustav Leo sebagai Karo Logistik Polda Sumut

fokusmedan : Jabatan Karo Logistik Polda Sumut resmi berpindah tangan dari Kombes Pol Moch Tagor ke Kombes Pol Gustav Leo.
Serah terima jabatan (Sertijab) keduanya digelar di Aula Tri Brata Mapolda Sumut dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Rabu.

Sertijab tersebut disaksikan Kapolda Sumut dan dihadiri Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto, serta seluruh Pejabat Utama Polda Sumut, Kapolrestabes Medan dan Para Kapolres Sejajaran Polda Sumut serta Ketua Bhayangkari Daerah Sumut berikut para pengurusnya.

Dalam rilisnya yang diterima fokusmedan.com, Rycko menyampaikan selamat datang kepada Kombes Pol Gustav Leo yang telah dipercaya untuk menjabat sebagai Karo Log Polda Sumut.

“Saya juga menyampaikan terima kasih Bapak Kombes Pol Drs Moch Tagor atas pelaksanaan tugas dan pengabdian selama menjabat. Saya sampaikan, beliau selama menjabat sebagai Karo Log Polda Sumut telah melakukan beberapa inovasi antara lain melakukan sertifikasi beberapa markas jajaran Polda Sumut,” kata Rycko.

Dia menyebut, di antara markas komando yang disertifikasi, antara lain Mako Ditlantas Polda Sumut, Mako Sat Sabhara Polrestabes Medan, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumut di Hinai, Langkat, seluas 37,8 Ha.

Kemudian sertifikasi kantor Sat Dalmas Ditsabhara Polda Sumut, balik nama sertifikat tanah Polda Sumut dan jajaran dari yang semula an Dephankam menjadi an Polri/ Polda Sumut.

Rycko juga menyampaikan keberhasilan Kombes Pol Thagor yang terakhir adalah telah mengusulkan pengadaan ranmor R-2 untuk Bhabinkamtibmas sebanyak 1599 unit.

“Saya berharap agar berbagai keberhasilan tersebut dapat ditindaklanjuti dan dikembangkan,” imbaunya.

Di kesempatan itu pula, Rycko menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi kendala terkait sarana dan prasarana Polda Sumut. Di antaranya ketersediaan asrama bagi personel yang baru 30 persen terpenuhi dari seluruh personel Polda Sumut yang ada.

Ranmor R2 bagi Bhabinkamtibmas baru terdukung sebanyak 447 unit dari jumlah bhabinkamtibmas sebanyak 2.262 personil.
Kendala berikutnya, belum semua Polsek memliki sarpras yang memadai seperti rumah dinas, kendaraan patroli, komputer, printer, serta kelengkapan perorangan yang belum ideal.

Untuk itu, Rycko berharap kepada Karo Sarpras/Logistik yang baru agar dapat menginventarisir semua permasalahan pengelolaan sarpras, untuk dicarikan solusi terbaik dalam pemecahannya.

Agar pengelolaan dan pengawasan proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan yang tepat mutu dan sasaran.

“Saya minta distribusi Logistik ke Satker dan Satwil agar dikelola dengan baik dan dipantau penggunaannya, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan anggaran. Dan rawat sarpras dengan sebaik-baiknya sehingga tetap awet,” perintahnya.(got)