Sen. Des 16th, 2019

Jamaluddin sudah tewas selama 12 jam sebelum ditemukan

fokusmedan : Pihak kepolisian menyakini Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin, sudah tewas lebih dari 12 jam sebelum dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Medan.

“Keyakinan itu berdasarkan hasil pemeriksaan Labfor, karena bila sudah lama meninggal mayat kaku, kemudian lemas kembali karena mulai ke arah pembusukan. Artinya korban meninggal antara 12 sampai 20 jam. Nanti kita runut kesana,” sebut Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto di Mapolda Sumut, Rabu (4/12).

Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobilnya Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD hitam di areal perkebunan sawit Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11) sekira pukul 13:30 WIB.

Meski posisi mobil menabrak pohon sawit, tapi Jamaluddin bukan dalam kondisi mabuk. Sebab tak ada ditemukan unsur alkohol di tubuhnya.

“Yang ada hanya cafein sama obat batuk. Berarti yang bersangkutan dalam kondisi normal. Tidak dalam kondisi mabuk kan gitu, tidak diracun,” ujarnya.

Saat disinggung soal dugaan pelaku pembunuhan merupakan orang terdekat, Kapolda Sumut tak terburu-buru menyikapi dugaan tersebut. Ia mengatakan, bagi penyidik terpenting mengumpulkan semua bukti dan keterangan saksi-saksi.

“Kita tidak mau gegabah, kita dalami semua alibi, kita periksa semua alat bukti yang ada. Mohon doanya, semoga segera bisa diungkap pelakunya,” katanya.

Ia juga berjanji secepatnya mengungkap kasus tewasnya warga ‎Kompleks Perumahan Royal Monaco, Medan Johor itu.(gap)