Kam. Okt 17th, 2019

Jenazah advokat Walhi Sumut tiba di RS Bhayangkara untuk otopsi

fokusmedan : Jemazah advokat Wahana Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Walhi)  Sumut Golfrid Siregar yang sebelumnya sempat dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Tiga Dolok, Kabupaten Simalungun kini sudah berada di RS Bhayangkara, Senin (7/10/2019) sekitar pukul 18.53 WIB.

Tante Golfrid, Serdiana Sitompul mengatakan, jenazah keponakannya ini kembali dibawa ke Medan setelah pihaknya mendapat telepon dari pihak kepolisian.

“Pihak kepolisian mengatakan jika jenazah Golfrid mau di autopsi,” sebutnya.

Ia mengaku, sempat mempertanyakan kenapa harus dijemput lagi, karena jenazah dan keluarga sudah tiba di Tiga Dolok.

“Polisi juga bilang supaya tuntas permasalahan, apakah dia tewas karena ditabrak atau di bunuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa semua keluarga yang di kampung sepakat kalau Golfrid bukan meninggal karena kecelakaan. Sebab terdapat kejanggalan, berupa dibagian kepala yang hancur, sedangkan luka dari tubuh ke bawah tidak ada.

“Kalaupun dia tabrakan, tentu ada luka-luka dibagian kaki maupun tangan. Harapannya kasus meninggalnya Golfrid bisa diusut hingga tuntas,” harapnya.

Sebelumnya, Direktur Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan menuturkan bahwa korban adalah kuasa hukum Walhi Sumut sejak tahun 2016.

Saat kejadian, korban mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara info awal yang didapatkan, korban meninggal dunia akibat kecelakaan.

“Pascaoperasi kita lihat lukanya ini bukan kecelakaan. Karena badannya tidak ada yang lecet. Sepeda motornya juga dicek teman-teman ke kantor polisi tidak ada yang rusak tanda-tanda kecelakaan,” tandasnya.(riz)