NASIONAL

Jika tak terkait korupsi & asusila, PDIP beri bantuan hukum Antasari

fokusmedan : PDIP akan memberikan bantuan hukum kepada mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar andai memutuskan bergabung. Antasari memang tengah berupaya mengungkap lagi kasus pembunuhan Bos Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan dirinya.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Perreira mengatakan partainya akan memberikan bantuan hukum kepada setiap kadernya asalkan tidak terkait dengan korupsi, narkoba dan tindakan asusila. Hal ini menyusul rencana Antasari untuk segera merapat ke PDIP dalam waktu dekat.

“Ya sejauh itu tindakan menyangkut korupsi tindakan asusila, terus kemudian narkoba ya dan partai merasa perlu untuk memberikan perlindungan dan bantuan hukum ya kita berikan. Tapi kalau menyangkut korupsi OTT kemudian menyangkut narkoba ya enggak,” kata Andreas di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/1).

Kendati demikian, Andreas menolak rumor gabungnya Antasari demi mencari dukungan politik atas kasusnya. Dia mengklaim Antasari memiliki banyak teman di PDIP. Sebab, banyak kader PDIP yang tergabung dalam satu organisasi GMNI dengan Antasari.

“Pak Antasari kan kawannya banyak di PDIP. Beliau senior-senior kami di GMNI jadi ya mungkin merasa nyaman di PDIP. Soal lain-lain ya interpretatif tanya beliau lah,” klaimnya.

Dikutip dari merdeka.com, anggota Komisi I DPR ini memahami maksud Antasari untuk membongkar lagi kasus yang membuatnya jatuh dalam pesakitan itu. Antasari, kata dia hanya ingin mencari keadilan penegakan hukum kasus yang menjeratnya.

“Saya kira kita tahu lah banyak hal-hal yang menyangkut Pak Antasari dan misteri-misteri yang menyangkut kasusnya. Di sini kan kita bicara keadilan orang. Orang memperjuangkan rasa keadilan bagi dirinya dan itu akan baik juga masyarakat untuk melihat dan mengetahui,” pungkasnya.(yaya)