NASIONAL

Jumlah warga Sumut mudik tercatat 206.104 jiwa

fokusmedan : Operasi Ketupat Toba 2018 yang digelar Polda Sumatera Utara (Sumut) mencatat 206.014 pemudik.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, dari jumlah tersebut, angka kedatangan tercatat sedikit lebih tinggi yakni mencapai 105.715 orang, ketimbang angka keberangkatan sebanyak 100.299 orang.

“Jumlah mudik ini, baik melalui terminal, bandara udara, stasiun kereta api, dan juga pelabuhan,” ungkapnya kepada fokusmedan.com, Senin (11/6).

MP Nainggolan memaparkan, untuk jumlah kedatangan di terminal angkutan, angkanya ada sebanyak 38.521 orang. Sedangkan untuk keberangkatan, jumlahnya sebesar 42.194 orang.

Untuk di bandara udara, lanjut MP Nainggolan, jumlah kedatangan mencapai sebanyak 42.254 orang. Angka ini lebih tinggi dari jumlah keberangkatan yang hanya 39.014 orang.

Perbandingan yang kontras, lanjutnya, terdapat pada penggunaan angkutan laut di pelabuhan. Tercatat jumlah kedatangan mencapai 10.650 orang jauh lebih banyak dari keberangkatan yang hanya 4.546 orang.

“Untuk penggunaan kereta api jumlahnya relatif seimbang. Untuk keberangkatan ada sebanyak 14.545 dan kedatangan 14.290 orang,” jelasnya.

Sementara guna memberikan kenyamanan dalam melaksanakan mudik Idul Fitri 2018, personel Lantas sudah memberikan imbauan, penyuluhan dan juga tindakan preventif.

“Kegiatan ini dilakukan dengan pemasangan spanduk, banner, brosur, gerakan pengatur lalulintas, patroli, penjagaan serta pengawalan,” tukasnya.

Selain itu, kata MP Nainggolan, hingga hari keempat ini, arus mudik masih aman lancar. Belum terjadi kemacetan pada titik-titik rawan tertentu. “Masih aman terkendali. Belum terlihat lonjakan kendaraan pada titik-titik tertentu,” ujarnya.

Biasanya tambah dia, kemacetan terjadi karena suatu hal. Seperti kecelakaan lalulintas hingga keramaian pusat perbelanjaan.

“Kemacetan terjadi bilamana ada kecelakaan dan keramaian perbelanjaan,” pungkasnya.