KABAR MEDAN

Kapolrestabes Medan imbau pengemudi ojek online dan angkot tidak mudah terpancing isu provokatif

fokusmedan : Pasca keributan antara supir angkutan kota (angkot) vs pengemudi ojek online (ojol) di Simpang Pos, Sabtu (13/1) hari ini situasi masih memanas.

Piluhan pengemudi ojek online berkumpul di berbagai lokasi di Medan, diduga untuk melakukan aksi balasan terhadap pengemudi angkot, begitu juga sebaliknya.

Beberapa lokasi kumpul diantaranya di Jalan Williem Iskandar. Pergesekan antara kedua belah pihak dikabarkan juga terjadi di Jalan Ismailiyah, dan Jalan HM Yamin.

“Kalau sudah begini kita (masyarakat) yang was-was, takutnya gak tahu apa-apa jadi sasaran pula,” kata ‎Herijan (32) warga Jalan Kapten Muslim kepada fokusmedan.com, Sabtu (13/1).

Ia berharap, agar pemerintah dan pihak keamanan segera memediasi kedua belah pihak segera memediasi kedua belah pihak.

Sementara, guna mengantisipasi adanya pergesekan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto turun ke lokasi berkumpulnya pengemudi ojek online maupun angkutan kota.

Ia mengimbau agar kedua belah pihak mau menahan diri dan tidak terpancing isu yang belum jelas.

“Jangan sampai mengganggu ketertiban umum, dan jangan mudah terpancing isu provokatif,” tandasnya.(rio)‎