Sen. Des 16th, 2019

Karyawan mini market tertipu beli sepeda motor lewat medsos

fokusmedan : Asan Basri (25) seorang karyawan mini market menjadi korban penipuan jual beli sepeda motor dari media sosial.

“Saya beli sepeda motor ini seharga Rp 10 juta via Facebook, tapi karena ada yang mengaku pemiliknya (Panji), maka kami berdua mengadu ke Polsek Medan Kota,” sebut Asen Basri, Kamis (28/11).

Ia menjelaskan, sebelumnya Panji (25) warga Jl. Seksama, Gg Pasti, Medan Amplas datang ke tempat kerjanya di Jl. Brigjen Katamso untuk mempertanyakan sepeda motor Honda Vario BK 4819 RAC yang terparkir disitu.

“Panji mengaku jika dirinya kehilangan sepeda motor saat diparkir di halaman rumahnya dan menunjukan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) dan surat keterangan leasing,” ujarnya.

Atas keterangan Panji, lanjutnya, ia pun menunjukkan STNK dan BPKB miliknya. Namun saat diperiksa pihak Polsek Medan Kota ternyata surat kepemilikan miliknya dinyatakan palsu.

“STNK disebut palsu karena memiliki tempelan dan baru tersadar kalau saya jadi korban penipuan dari Facebook dan pertemuannya di Simalingkar, Medan Selayang.

Karena kasus pencurian sepeda motor itu berada di wilayah hukum di Polsek Patumbak, maka pihak Polsek Medan Kota mengkoordinasikan kepada pihak Polsek Patumbak.

“Sudah kita tangani, tapi karena wilayah Patumbak, kita serahkan ke Polsek Patumbak,” sebut petugas Polsek Medan Kota.(gap)