NASIONAL

Kasus korupsi pelepasan aset, kantor Pertamina digeledah Bareskrim

fokusmedan : Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri menggeledah gedung Pertamina, Gambir, Jakarta Pusat. Sembilan ruangan di gedung Pertamina digeledah berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi pelepasan aset Pertamina pada 2011 berupa tanah di kawasan Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Iya benar ada penggeledahan di sembilan ruangan gedung Pertamina,” kata Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kombes Indarto saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (7/6).

Indarto dikutip dari merdeka.com mengatakan, sembilan ruangan yang digeledah itu terdiri dari ruangan bagian keuangan dan aset milik pertamina. Dari penggeledahan itu, sejumlah dokumen yang dianggap berkaitan dengan kasus diamankan penyidik.

“Ada beberapa dokumen dan satu CPU yang kami amankan. Khususnya terkait dengan kasus ini,” ucap dia.

Meski sudah naik ke tahap penyidikan, belum ada tersangka dalam kasus ini. Namun, dipastikan Indarto setelah penggeledahan pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Belum dari penggeledahan ini kita mau gelar menaikkan,” pungkas Indiarto.

Diketahui, kasus dugaan korupsi pelepasan aset pertamina ini terjadi pada 2011 lalu. Aset yang dilepas oleh Pertamina ini berupa tanah di seluas 1.088 meter persegi di kawasan Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Pada tahun 2016, polisi pun melakukan penyelidikan terhadap pelepasan aset Pertamina tersebut karena dianggap ganjal. Kemudian, pada awal 2017, penyidik akhirnya menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan.(yaya)