Rab. Des 11th, 2019

Kasus perampokan Irian Super Market, polisi selidiki dugaan keterlibatan orang dalam

fokusmedan : Polsek Medan Kota terus mendalami kasus perampokan uang sebanyak Rp 400 juta dari mobil plat B 1005 SKV di Irian Super Market Jalan Pasar Merah, Kamis (1/8).

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani mengatakan, pihaknya menduga jika kasus perampokan ini ada kaitannya dengan orang dalam.

Apalagi, diwaktu bersamaan saat kejadian, ada mobil kapsul putih yang ternyata sedang melakukan pengisian uang di ATM.

“Kalau memang mereka niat merampok, kenapa bukan uang yang lagi dimasukkan di ATM. Kenapa pula memilih uang Irian Super Market yang hendak disetor ke bank,” ungkapnya kepada fokusmedan.com.

Ia juga mengaku jika pihaknya belum bisa berspekukasi dalam kasus ini. Sebab, masih harus dibuktikan melalui pendalaman penyelidikan yang sedang dilakukan.

“Untuk gambaran pelaku juga sudah mulai nampak,” ujarnya.

Terkait aksi perampokan ini, pihaknya juga telah memeriksa enam orang saksi, yang terdiri dari 3 petugas sekuriti Irian Super Market dan tiga petugas vendor.

“Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, dua orang pelaku ini sudah standby di belakang mobil vendor. Jadi saat uang hendak dimasukkan ke dalam mobil, satu pelaku langsung mengambil uang tersebut dan  langsung kabur dengan sepeda motor matic,” ungkapnya.

Mengenai bagaimana kronologis kejadiannya, Revi mengaku, awalnya pihak Irian Market atas nama Ayu menyerahkan uang sebesar Rp 400 juta ke vendor yang merupakan orang BCA. Kemudian, pihak vendor membawa uang yang diterima dari Irian Market dari gudang ke mobil.

“Jadi saat uang hendak dimasukkan ke dalam brankas mobil vendor, disitulah pelakunya beraksi,”  tandasnya.(riz)