NASIONAL

Kebijakan pemerintah dinilai mandul terkait tingginya harga tiket pesawat

fokusmedan : Harapan masyarakat terhadap pemerintah untuk menekan harga tiket pesawat yang saat ini terbilang tinggi seakan jauh panggang dari api.

Terlebih lagi kebijakan pemerintah yang disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seakan dipandang sebelah mata oleh pihak maskapai penerbangan.

”Kebijakan pemerintah dinilai mandul karena tidak mampu menurunkan tarif batas atas sebesar 15 persen,” sebut Beni, seorang pengguna jasa penerbangan kepada fokusmedan.com, Rabu (15/5).

Ia mengatakan, saat ini hanya maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Batik Air yang menerapkan penurunan tarif batas atas 15 persen.

Sementara diperkirakan, sepekan memasuki momen Lebaran,?harga tiket tujuan domestik Kualanamu-Jakarta bakal naik tinggi.

“Saat ini saja harga tiket Kualanamu-Jakarta sudah di atas Rp 2 jutaan, apalagi sepekan jelang Lebaran dipastikan harganya meroket,” ujar Aidil seorang petugas tiketing di Bandara Kualanamu.(putra)