NASIONAL

Kericuhan kembali terjadi antara kelompok tani penggarap dengan sekuriti PTPN II Tanjung Garbus

fokusmedan : Ratusan warga Desa Emplasmen Kualanamu Deliserdang kembali ricuh dengan sekuriti PTPN II Kebun Tanjung Garbus di Afdeling VII.

Situasi memanas setelah pihak sekuriti PTPN II dibantu BKO TNI Arhanud mencabut plang yang dipasang Kelompok Tani penggarap.

Massa penggarap tidak terima plang tersebut dicabut sekuriti. Meski sempat terjadi baku hantam namun dapat dilerai personel Polsek Beringin. Keributan pun akhirnya mereda setelah pihak sekuriti PTPN II mundur.

Kapolsek Beringin AKP Bambang Tarigan saat dikonfirmasi fokusmedan.com, Rabu (8/8) mengatakan pihaknya sudah mengingatkan kedua belah pihak yang bersengketa agar bisa menahan diri dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

”Saya tidak mau ada keributan di wilayah hukum Polsek Beringin,” tegasnya.

Persoalan muncul setelah masyarakat Desa Emplasmen Kualanamu mengklaim lahan seluas 18 hektar di Afdeling 7  Kebun Tanjung Garbus sudah diserahkan pengelolaannya kepada mereka dan itu sesuai dengan SK BPN Nasional no 42  dan surat keterangan Gubsu.(putra).