Rab. Des 11th, 2019

Klaim BPJS tertunggak, operasional rumah sakit terganggu

fokusmedan : Tertunggaknya klaim layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengakibatkan operasional sejumlah rumah sakit terganggu.

Diantaranya, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan dimana tunggakan itu sudah mencapai, sebesar Rp 20 miliar.

Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak menyebutkan, klaim BPJS Kesehatan yang menunggak itu untuk bulan Mei 2019.

“Tunggakan itu lantaran 90 persen pasien RSUP Adam Malik merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan itu sudah kita verifikasi dan ajukan. Namun sampai pertengahan Juli belum juga keluar,” jelasnya kepada fokusmedan.com, Kamis (18/7).

Ia mengaku, saat ini rumah sakit harus melakukan efisiensi, terlebih dalam jumlah pembelian obat. Kendati begitu, Rosa mengakui jika pihak BPJS Kesehatan komit untuk memberikan denda atas keterlambatan pembayaran klaim rumah sakit.

“Kita sudah terus melakukan follow-up namun kenyataan tidak ada anggaran. Begitupun untuk pelayanan di rumah sakit ini tetap kita utamakan,” terangnya.

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan, dr Suryadi Panjaitan mengatakan hal senada jika klaim BPJS Kesehatan ke rumah sakit milik Pemko Medan ini juga tertunggak untuk bulan Mei 2019.

“Namun, pelayanan masih tetap kita lakukan seperti biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Medan, Rahman Cahyo saat dikonfirmasi mengatakan, dalam hal pembayaran klaim, saat ini tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk itu ia menyampaikan, kepada fasilitas kesehatan diharapkan untuk dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik sesuai dengan ketentuan.

“Pemenuhan kewajiban untuk pembayaran klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan pada prinsipnya tidak akan bermasalah, dan dapat dipastikan bahwa semua akan terbayar sesuai ketentuan,” tandasnya.(riz)