Korban jatuh, cekcok lahan garapan disinyalir berbuntut panjang

fokusmedan : Konflik perebutan lahan di tanah garapan Simpang Pasar VII eks PTPN II yang menyebabkan Purnamawanto (42) seorang anggota Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) mengalami luka bacok ternyata berbuntut panjang.

Kedua kelompok disinyalir akan kembali melakukan aksi perlawanan akibat peristiwa pembacokan tersebut, Selasa (10/10).

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean dalam keterangannya terkait pertikaian antar kelompok tersebut menjelaskan, saat ini pihaknya berupaya membuat situasi kembali kondusif.

“Kita juga sedang memburu pelaku yang membacok tangan korban,” ujarnya kepada fokusmedan.com, Rabu (11/10).

Selanjutnya, Pardamean juga meminta apabila ada informasi mengenai keberadaan pelaku, pihaknya akan segera menangkapnya.

“Kalau ada informasi mohon sampaikan pada kita, saat ini anggota sedang mengendap,” pungkasnya.

Sebelumnya, terjadi konflik di tanah garapan Simpang Pasar VII eks PTPN II yang berbuntut jatuhnya seorang korban yang mengalami luka bacok.(rio)

2 thoughts on “Korban jatuh, cekcok lahan garapan disinyalir berbuntut panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *