Uncategorized

KPK dalami aliran dana suap Gubernur Aceh ke kerabat Steffy Burase

fokusmedan : Kerabat Steffy Burase, Farah Amalia diperika penyidik Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Selain soal aset, KPK juga mendalami dugaan aliran dana kepada Farah Amalia.

“Terhadap saksi Farah Amalia, yang merupakan kerabat dan teman Steffy Burase, penyidik juga mendalami informasi dugaan aliran dana atau pembiayaan yang diduga dikeluarkan untuk saksi atau pihak lain,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (6/9).

Farah Amalia adalah salah satu kerabat Steffy Burase, teman dekat Irwandi Yusuf. Rumah Farah di Jalan Pengadegan Timur Jakarta, sebelumnya telah digeledah penyidik KPK. Dari penggeledahan itu, KPK menyita dokumen-dokumen dan barang bukti elektronik.

Usai diperiksa penyidik, Farah yang mengenakan masker enggan menjawab pertanyaan awak media. Dia langsung berjalan menghindari para wartawan.

Dalam kasus ini KPK menetapkan Gubernur Aceh Irwandi dan dua pihak swasta bernama Hendri Yuzal dan Teuku Syaiful Bahri serta Bupati Bener Meriah Ahmadi sebagai tersangka. Irwandi, Hendri dan Syaiful ditetapkan sebagai pihak penerima suap dari Ahmadi.

Gubernur Irwandi melalui Hendri dan Syaiful diduga menerima suap Rp 500 juta dari total fee yang dijanjikan sebesar Rp 1,5 miliar. Uang tersebut diduga akan digunakan untuk membeli medali dan pakaian atlet dalam ajang Aceh International Marathon 2018.

Dugaan tersebut diperkuat oleh model Fenny Steffy Burase. Steffy yang merupakan tenaga ahli dalam ajang tersebut mengatakan bahwa aliran dana suap tersebut ada, namun dirinya mengaku tak tahu asal usul dana tersebut. Dikutip dari merdeka.com, Steffy juga membenarkan pengeluaran untuk membeli medali senilai Rp 500 juta.(yaya)