NASIONAL

Lapas Kelas II A Lubuk Pakam diduga rawan penyalahgunaan narkoba

fokusmedan : Adanya dugaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubuk Pakam rawan dengan penyalahgunaan narkoba sudah menjadi ‘buah bibir’di masyarakat.

Menjadi pertanyaan, bagaimana dengan mudahnya warga binaan memperoleh narkoba serta mengedarkannya di Lapas.

”Warga binaan di Lapas bisa mendapatkan narkoba dengan mudah, asal memiliki uang,” ucap seorang sunber.

Menjawab dugaan tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubuk Pakam kini menambah jumlah petugas yang melibatkan personel Polri dan anggota TNI dalam meningkatkan pengawasan terhadap warga binaannya.

Hal itu dikatakan Kepala Lapas Kelas II B Lubuk, Pakam EP Manik kepada fokusmedan.com, Rabu (5/12).

”Untuk meningkatkan pengawasan, kami meminta tambahan 10 petugas dari Polres Deliserdang dan 10 dari anggota Kodim,” ungkapnya.

Menurutnya, warga binaan Lapas yang dipimpinnya  berjumlah 1.566 yang mayoritas kasus penyalahgunaan narkoba.

”Dengan jumlah napi sebesar itu, kami tidak mau kecolongan seperti yang terjadi pada Lapas Keas II A, Lambaro Aceh beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

EP Manik menyebutkan, jika ditinjau dari kondisi keamanan Lapas, saat ini sudah maksimal terlebih dengan ditinggikannnya tembok yang memperkecil upaya warga binaan untuk melarikan diri dari Lapas Lubukpakam.

“Dulu temboknya hanya setinggi 3,5 meter kini sudah menjadi 6,5 meter dan dalam sehari petugas juga melakukan pengecekan terhadap warga binaan di dalam sel 4 kali sehari,” tandasnya.(putra)