NASIONAL

Maskapai Garuda Indonesia belum terapkan harga tiket turun sebesar 20 persen

fokusmedan : Meski maskapai Garuda Indonesia Group telah menetapkan penurunan harga tiket sebesar 20 persen berdasarkan inisiasi INACA (Indonesia National Carrier Association), namun hal itu tidak berjalan dengan semestinya, Jumat (15/2).

Berdasarkan amatan fokusmedan.com di Bandara Kualanamu, sejumlah penumpang mengaku masih membeli tiket Citilink, NAAM Air atau Sriwijaya Air  dengan harga tinggi.

Terkait hal ini, Manager Garuda Station Kualanamu Elenaria Tiarmauli Gultom dalam keterangan persnya mengatakan, penurunan harga tiket itu memang sudah ada.

”Kalau hari ini tidak ada penurunan harga tiket, kembali kita harus melihat ada pembagian subclass. Misalnya, rute Jakarta-Kualanamu isiannya sudah 95 persen, otomatis seat yang terbuka tentunya medium up. Tapi, tapi bila isian pesawat masih terbuka 60 atau 50 persen tentunya subclass yang promo rendah ke medium. Jadi terkait penurunan harga tiket hingga 20 persen berkaitan dengan isian pesawat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, karena isian pesawat sudah 95 persen, pihaknya menerapkan layanan medium up dengan harga tiket Rp 2,4 juta untuk Kualanamu-Jakarta.(putra)