NASIONAL

Maskapai penerbangan dan Bandara Kualanamu wajib bertanggung jawab atas kasus pembobolan bagasi penumpang

fokusmedan : Aksi pembobolan bagasi penumpang pesawat sudah sangat meresahkan pengguna jasa penerbangan di Bandara Kualanamu.

Kejadian pembobolan bagasi yang merugikan penumpang itu membuat Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba angkat bicara.

”Untuk masalah keamanan bagasi penumpang pesawat itu merupakan tanggung jawab maskapai penerbangan dan pemgelola bandara,” tegas Parlindungan Purba kepada fokusmedan.com, Senin (9/4).

Untuk itu, pengelola Bandara Kualanamu diminta serius mengatasinya, karena jika hal tersebut terus dibiarkan makan bisa mencoreng citra penerbangan Indonesia.

“Penumpang juga sebaiknya lebih waspada dalam menitipkan bagasi bila membawa barang berharga,” sebutnya.

Terlebih lagi, lanjutnya, modus pencurian bagasi saat ini sudah lebih rapi sehingga banyak penumpang yang tidak menyadari bila barang bawaannya sudah digasak pelaku pencurian.

”Modusnya mulai dari menukar gembok hingga membuka bagasi tanpa merusak kancing dan itu menunjukkan jika aksi itu terencana dan terkordinir,” katanya.

Lidya seorang pengguna jasa penerbangan di Bandara Kualanamu selalu merasa khawatir dan kerap menandai barang bawaanya apabila menitipkan bagasi.

”Yang pasti, kita merasa tidak pernah aman dan anehnya pihak terkait seakan membiarkan saja,” keluhnya.

Sebelumnya, pihak keamanan Bandara Kualanu memgaku sudah menambah kamera pengawas (CCTV) untuk mengantisipasi aksi pembonolan bagasi penumpang.

Namun disayangkan, meski hal itu sudah dilakukan, tetap saja pelaku pembonolan bagasi bebas melakukan aksinya.(putra)