Sel. Nov 19th, 2019

Masyarakat dilarang mengkonsumsi air Sungai Bedera yang tercemar bangkai babi

fokusmedan : Adanya puluhan bangkai babi yang ditemukan di Sungai Bedera Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan beberapa waktu lalu dianggap telah merisaukan warga.

Guna mengetahu hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Medan telah menurunkan tim kesehatan meninjau kondisi pasti pasca ditemukan puluhan bangkai babi tersebut.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Mutia Nimpar menyampaikan, sejauh ini pihaknya belum ada menemukan dampak kesehatannya bagi masyarakat atas temuan tersebut.

“Kemarin tim kesehatan bersama dinas terkait sudah turun ke Sungai Bedera dan hasilnya sejauh ini bangkai babi tersebut belum ada menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat sekitar,” sebutnya kepada fokusmedan.com, Kamis (7/11).

Kendati begitu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan dulu memanfaatkan air Sungai Bedera terutama untuk keperluan konsumsi. Karena dikhawatirkan cemaran air sungai tersebut nantinya bisa membahayakan.

“Untuk itu, masyarakat kita cegah agar tidak mengkonsumsi air yang tercemar itu. Walaupun kita belum tahu cemarannya sudah sejauh mana, karena perlu uji laboratorium dan lainnya untuk mengetahuinya,” ujarnya

Sedangkan melakukan uji atas cemaran itu, adalah tupoksinya dari Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Kesehatan sendiri, hanya mengeluarkan imbauan untuk tidak memanfaatkan air Sungai Bedera.

“Semoga saja tidak terjadi apa-apa pada masyarakat. Kita juga sudah berkoodinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, sehingga bila berdampak kita tentu akan bertindak,” tandasnya.(riz)