EVENT

Memulai bisnis online, menunggu modal atau melihat peluang? Ini jawabannya

fokusmedan : Dalam rangka mendukung perkembangan industri bisnis online, JNE sebagai perusahaan jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan bisnisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia menggelar acara KOPIWRITING bersama Kompasiana dengan tema “Menunggu Modal atau Peluang dalam Memulai Bisnis Online?

Fikri Al Haq selaku Kepala Cabang JNE Medan mengatakan, Kopiwriting kali ini merupakan salah satu upaya agar masyarakat, khususnya para UKM, bisa menemukan peluang untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya.

“Dari sisi kapabilitasnya sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik, JNE juga berupaya untuk terus mewujudkan dukungannya terhadap UKM, seperti memberikan peluang bagi masyarakat melalui kerjasama kemitraan untuk menjadi titik layanan JNE, serta program JLC (JNE Loyalty Card) yang dapat memberikan peluang untuk mendapatkan benefit bagi pelanggan dari tiap aktifitas pengiriman, juga menyediakan Pesona untuk produsen makanan khas tiap daerah, dan yang lain sebagainya,” ungkap Fikri kepada fokusmedan.com, Jumat (14/9).

Sementara, Budi Santosa selaku Pemimpin Cabang PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengatakan dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada UMKM dalam memanfaatkan peluang dalam memulai bisnis online.

“PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, dalam peranannya selalu memberikan pendampingan dan jasa manajemen kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah (UMKM),” kata Budi.

Peran PNM dalam mendukung usaha bisnis online diwujudkan dengan diselenggarakannya pelatihan-pelatihan rutin dengan tema digitalmarketing bagi para UMKM binaan PNM, sehingga mendukung pengembangan kemampuan UMKM dalam melakukan pemasaran produk secara online dan juga mendukung terbentuknya UKM yang profesional, inovatif dan berdaya saing tinggi dalam dunia usaha.

Jesieca Sun, pemilik Soesun yang mengusung produk furniture rotan dan kayu mengatakan Market study sangat penting dalam memulai sebuah bisnis. Setelah market studi yang matang, terciptalah ide awal sebuah solusi. Dari solusi tersebut kita dapat mengukur berapa modal yang kita butuhkan.

“Proyeksi modal bisa menjadi acuan atau bisa juga kita tunjukkan ke calon pemodal usaha kita nantinya,” terang Jesieca.

JNE Medan yang memiliki 431 titik Iayanan di 43 wilayah di Sumatera Utara, pun kerap mengadakan pelatihan dan pembinaan UMKM di setiap kabupaten.

Bahkan, untuk mendorong perkembangan pelaku UKM yang masih berstatus mahasiswa, saat ini JNE menggratiskan ongkos kirim untuk pengiriman intracity (antar wilayah di dalam kota), dan juga promo -promo khusus untuk UKM lainnya.(ten)