Ming. Sep 22nd, 2019

Mendikbud Muhadjir Beri Penghargaan ke Puluhan Guru se-Indonesia

fokusmedan : Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud selesai digelar. Mendikbud Muhadjir Effendy memberikan penghargaan puluhan guru dan tenaga pendidikan atas prestasi dan dedikasi yang telah ditorehkan.

“Acara ini adalah bersifat periodik, setiap tahun, menandai setiap HUT Kemerdekaan kita. Salah satu agenda dari Kemendikbud adalah memilih tenaga guru dan tenaga pendidikan yang berprestasi dan berdedikasi sebagai bentuk penghargaan terhadap profesi guru,” tutur Muhadjir dalam acara ‘Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional 2019’ di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (16/8).

Dikutip dari merdeka.com, Muhadjir menuturkan pemilihan tersebut terdiri dari 28 kategori yang sudah disaring dari tingkat kabupaten kota hingga nasional. Dia mengungkapkan guru merupakan induk dari segala profesi.

“Tidak ada satu pun profesi yang terbebas dari sentuhan guru. Hanya karena gurulah banyak profesi-profesi tambahan, jadi profesi sesungguhnya itu adalah guru saja,” ujarnya.

Dia sempat menyinggung pidato Presiden Jokowi pada saat Sidang Tahunan di MPR/DPR terkait SDM yang unggul dan guru.

“Bapak Presiden jelas menegaskan ada beberapa poin yang berkaitan dengan pendidikan periode Kabinet Kerja ke 2 yang salah satunya adalah pentingnya segera meningkatkan kualitas SDM yang unggul,” ungkap dia.

Kemendikbud, kata Muhadjir, akan melakukan pembenahan dan guru yang menjadi prioritas Kemendikbud. “Prioritas Kemendikbud di dalam rangka merespons arahan program dan visi Bapak Presiden Jokowi tentu saja pembenahan. Jadi guru ini menjadi kata kunci untuk menyelesaikan permasalahan sumber daya manusia kita yang masih tertinggal,” tegas dia.

Dalam acara ini, hadir juga Guruh Soekarnoputra yang merupakan anggota Komisi X DPR RI, pejabat Kemendikbud serta Ditjen Guru dan Tenaga Pendidikan.(yaya)