Jum. Jul 19th, 2019

Menteri Bambang Ingin Ibu Kota Baru Bebas Polusi, Tersambung Jargas dan PDAM

fokusmedan : Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bamabang Brodjonegoro menyatakan keseriusannya dalam upaya pemindahan Ibu Kota Indonesia keluar Jawa. Ibu kota baru kata dia, sudah melalui konsep dan perencanaan matang yang dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah.

“Kita tidak ingin nantinya ibu kota baru seperti banyak kota di Indonesia yang umumnya tidak direncanakan baik,” katanya dalam acara Forum Merdeka Barat di Kementerian Bappenas, Jakarta, Rabu (10/8).

Melalui ibu kota baru nanti, Menteri Bambang juga berharap semua persoalan-persoalan kecil yang selama ini terjadi di kota-kota besar tidak terjadi di sana. Seperti misalnya penggunaan gas LPG.

“Di ibu kota tidak ada lagi LPG. Orang masak dengan jaringan gas kota yang dibangun lebih awal. Tidak seperti saat ini banyak bergantung karena tidak ada jaringan gas kota,” katanya.

Kemudian, persoalan air. Nantinya ibu kota baru tidak lagi ada rumah-rumah dengan sumur air. Semua mesti sudah tersambung dengan jaringan perusahaan daerah air minum (PDAM). “Sehingga water supplay tidak jadi masalah dan bisa menikmati air berkualitas tanpa merusak lingkungan,” imbuhnya.

Mengenai polusi yang terjadi seperti di Jakarta, ibu kota baru akan dibangun dengan konsep green city. “Kalimantan yang lebih dekat dengan forest city dan energinya harus terbarukan. Clean dan renewable energy,” jelasnya.

Menteri Bambang mengatakan di Indonesia sendiri saat ini banyak kota-kota kecil yang berkembang dengan besar namun perencaannya tidak begitu baik. Oleh karenanya, melalui ibu kota baru ini pihaknya menginginkan agar terkonsep dengan baik dan matang.

“Kta ingin ideal diterapkan di ibu kota baru. Dipikirkan lebih awal, infrastruktur disiapkan,” imbuhnya.(yaya)