Mesin pabrik tahu di Marelan meledak, 1 pekerja tewas

fokusmedan : Warga yang bermukim ‎di Jalan Pasar IV Medan Marelan digemparkan dengan meledaknya mesin steam pabrik pengolahan tahu yang mengakibatkan 1 orang tewas.

Korban tewas diketahui bernama Boniran (38), kondisinya tubuhnya hancur akibat terkena ledakan saat ditemukan. Sementara korban lainnya, Warudi (56) mengalami luka berat dan patah tangan.

Dirman (36) warga sekitar menjelaskan, awalnya Boniran, Warudi, bersama dengan Sugianto (33) dan Sodik (54) bekerja seperti biasa mengolah tahu di Jalan Pasar 4 Barat gang Familli,Lingkungan 5 Medan Marelan.

“Ketika waktunya sholat Ashar mereka berhenti untuk sholat dan beristirahat dan semuanya duduk terpisah. Hanya Boniran yang duduk berjarak sekitar 2 meter dari tungku pemasak tahu,” ungkap Dirman kepada fokusmedan.com, Kamis (12/10).

Selanjutnya, tanpa diduga tungku pemasak tahu meledak dan memporak-porandakan seluruh areal pabrik seluas 20 X 30 meter.

Akibatnya, Boniran berada di dekat tungku pemasak tahu terpental dengan kondisi tubuh terpisah, begitu juga pemilih usaha tahu Waduri yang ikut menjadi korban ledakan mengalami luka serius di sekujur tubuh. Sedangkan, Sodik hanya mengalami luka ringan.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon daam keterangannya mengatakan, pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab ledakan.

“Kita masih selidiki penyebab dan meminta keterangan saksi, untuk korban yang tewas 1 orang dan yang mengalami luka serius ada 1 orang,” ungkap Hendris di lokasi. ‎‎(rio)

2 thoughts on “Mesin pabrik tahu di Marelan meledak, 1 pekerja tewas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *