Ming. Agu 18th, 2019

Miliki 9 Mata Uang Asing Ini Sebagai Instrumen Investasi Peraup Untung Besar

fokusmedan : Investasi menjadi salah satu solusi dalam mengantisipasi tergerusnya nilai kekayaan akibat inflasi. Untuk memulai investasi sangatlah mudah, tidak perlu harus memiliki dana yang berlebih asalkan memiliki niat.

Saat ini terdapat kemudahan-kemudahan untuk menambah pengetahuan dan keyakinan akan pentingnya investasi. Tidak penting apapun pekerjaan, berapa pun penghasilan yang diperoleh. Investasi harus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada diri sendiri untuk hidup di masa depan.

Apalagi saat ini sudah banyak instrumen investasi dalam berbagai bentuk, mulai dari termurah hingga memiliki tingkat pengembalian keuntungan yang signifikan. Namun, kalau ingin mencoba yang baru, bisa mulai berinvestasi mata uang.

Kalau sudah pandai membaca keadaan, update berita dan tahu mekanismenya, pasti Anda akan mendapatkan untung besar. Dikutip dari merdeka.com, inilah mata uang yang potensial, seperti

1. Dinar Kuwait

Dinar Kuwait merupakan salah satu mata uang terkuat di dunia. Pasalnya, untuk 20 Dinar Kuwait saja setara dengan Rp 955.000.

Kekuatan mata uang tersebut dipengaruhi oleh ketersediaan minyak di negara tersebut. Sebanyak 94 persen produksi minyak di Kuwait, ternyata masuk ekspor ke luar negeri semua.

2. Dinar Bahrain

Mata uang Bahrain juga memiliki nilai tukar yang bagus di ranah mancanegara. Untuk 1 Dinar Bahrain saja setara dengan Rp 38.000.

Tidak jauh berbeda dengan Kuwait, kekuatan mata uang Dinar Bahrain juga dipengaruhi oleh kegiatan ekspor minyak ke luar negeri. Tertarik berinvestasi dengan mata uang ini?

3. Rial Oman

Berapa nilai tukar untuk 1 Rial Oman? Kira-kira setara dengan Rp 37.000.

Berhubung negara Oman masuk dalam kawasan Arab, maka kekuatan mata uangnya juga dipengaruhi oleh kegiatan ekspor minyak. Agaknya, tambang minyak memang telah mengubah peradaban serta kondisi ekonomi yang ada di pesisir Arab.

4. Dinar Yordania

Berbeda dengan ketiga negara tadi, kekuatan mata uang Dinar Yordania tidak semata karena kegiatan ekspor minyak. Sejak awal, stabilitas ekonomi di Yordania memang sudah bagus.

Untuk satu Dinar Yordania itu setara dengan Rp 20.000. Meskipun lebih rendah dari ketiga mata uang sebelumnya, tetap potensial datangkan keuntungan.

5. Poundsterling Inggris

Kalau ini pasti sudah tidak asing lagi. Satu Poundsterling Inggris setara dengan Rp 19.000.

Kekuatan mata uang Poundsterling amat dipengaruhi oleh jumlah peredaran uang di negara tersebut. Terutama karena peredaran uang ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan Dolar.

Penguatan mata uang Poundsterling justru terjadi setelah keluar dari Uni Eropa.

6. Pound Gibraltar

Kurs atau nilai tukar Pound Gibraltar ke Rupiah setara dengan mata uang Poundsterling Inggris. Kesamaan tersebut terjadi karena negara Gibraltar masih masuk wilayah persemakmuran Inggris.

Oleh karena itu, saat terjadi pergolakan ataupun kendala internal, nilai tukar Pound Gibraltar cenderung stabil.

7. Dolar Kepulauan Cayman

Di Indonesia mungkin nama Dolar masih begitu familier. Mungkin sebagian besar justru menganggap mata uang Dolar memiliki tukar tertinggi. Ternyata tidak begitu faktanya.

Nilai tukar Dolar Amerika masih kalah dengan Dolar Kepulauan Cayman. Soalnya, untuk satu Dolar Kep. Cayman itu sama dengan Rp 17.000. Sedangkan USD berada di bawahnya.

8. Euro

Ketika menyimak berita sepak bola, mungkin kamu sering mendengar nama mata uang ini. Yap! Berdasarkan statistiknya, mata uang Euro memang yang paling banyak diperdagangkan di ranah dunia. Khususnya di kawasan Eropa.

Untuk satu Euro itu setara dengan Rp 16.000.

9. Franc Swiss

Rupanya, cukup banyak para investor yang mengamankan dana mereka di negara Swiss. Daya minat tersebut berhasil mempertahankan stabilitas ekonomi di Swiss. Bahkan mampu membuat negara ini tampak lebih kuat dibanding negara Eropa lain. Untuk satu Franc Swiss itu setara dengan Rp 14.000.

Manakah yang paling kamu minati di antara kesembilan mata uang tersebut? Semuanya bisa mendatangkan keuntungan berlipat kalau kamu tahu ‘cara mainnya’.(yaya)