Ming. Agu 18th, 2019

Nekat gugurkan kandungan, seorang PRT tewas

fokusmedan : Seorang PRT ( Pembantu Rumah Tangga) berinisial YL (21) ditemukan meninggal dunia bersama bayi yang dikandungannya di Jalan Hasanuddin, Kecamatan Medan Petisah.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing saat dikonfirmasi fokusmedan.com, Minggu (10/3) menyampaikan, sebelum meninggal dunia YL sempat didatangi Selvia (majikannya) ke kamar dan melihat ada darah di pintu kamarnya.

”Saat hal ditanyakan ke YL, korban mengaku jika dirinya sedang menstruasi. Ketika pintu kamar korban hendak dibuka suami majikannya bernama Yopi, korban menolak karena mengaku sedang tidak berpakaiaan. Tidak lama kemudian, korban akhirnya korban membuka sendiri pintu kamarnya,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, melihat kondisi korban yang lemas saat keluar kamar, Selvia pun memberikan susu kotak kepada korban, lalu membuatkannya telur.

Namun saat akan mengantarkan telur yang dibuatnya ke kamar korban, Silvia melihat YL sudah tertidur di lantai kamar dengan darah berceceran.

“Selanjutnya Yopi langsung memanggil ambulance dari RS Materna. Namun, saat ambulance tiba, korban ternyata sudah meninggal dunia. Kemudian Yopi dan supir ambulance melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Baru,” ujarnya.

Usai mendapat laporan, petugas INAFIS dari Polrestabes Medan memeriksa kondisi korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Namun petugas menemukan 3 papan obat merk sapros, yang diduga digunakan korban untuk menggugurkan kandungannya.

“Setelah dilakukan otopsi di RS Bhayangkara, dugaan sementara korban bersama bayinya meninggal dunia karena mengalami pendarahan. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan,” tandasnya.(riz)