Nilai tukar Rupiah masih betah di level Rp 13.500-an per USD

fokusmedan : Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) masih belum beranjak dari level Rp 13.500-an per USD. Pagi ini, Rupiah dibuka di Rp 13.511 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.519 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak fluktuatif usai pembukaan. Tercatat, nilai tukar sempat menyentuh Rp 13.503 per USD pukul 08.30 WIB. Kemudian, Rupiah kembali melemah ke Rp 13.514 per USD. Saat ini, RUpiah berada di Rp 13.500 per USD.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara mengatakan saat ini bukan hanya nilai tukar Rupiah yang melemah terhadap USD. Menurutnya, mata uang regional juga tengah melemah terhadap mata uang Amerika Serikat tersebut.

“Memang yang lain enggak melemah? Enggak bandingin sih. Makanya sebelum bilang begitu (Rupiah melemah) bandingin dulu sama regional,” ujar Mirza saat ditemui dalam acara Rakornas Kadin, di Hotel Ritz Carlton, Selasa (3/10).

Mirza mengungkapkan, sejak 22 September Rupiah melemah 2,2 persen terhadap USD. Kemudian, Yen Jepang melemah 1,7 persen terhadap USD, Dolar Singapura juga melemah 1,6 persen.

“Hari ini, India Rupee melemah 0,4 persen. Apa artinya? artinya global,” ujarnya.

Mirza memaparkan, ada tiga penyebab yang membuat nilai tukar melemah . Pertama adalah Presiden AS Donald Trump yang mengajukan proposal baru terkait penurunan pajak di AS.

“Walaupun ini belum komprehensif, tapi proposal ini jika diterima oleh kongres dan senat, maka ini jadi harapan baru bahwa ekonomi AS akan tumbuh lebih cepat lagi sehingga suku bunga naiknya jadi lebih cepat,” ujarnya.

Kedua, (Gubernur bank sentral AS) Yellen berikan statement seminggu lalu bahwa suku bunga AS akan naik di Desember. Ketiga, spekulasi mengenai adanya pergantian pergantian gubernur bank sentral AS.

“Hal-hal begini oleh pasar keuangan dijadikan topik untuk 10 hari terakhir. Tapi itu kembali ke fundamental kita. Kalau fundamental ekonomi kita baik-baik saja ya ekonomi kita baik-baik saja,” jelas Mirza.(yaya)

Comments are closed.