NASIONAL

Pascagempa Lombok, PLN pastikan pasokan listrik kembali normal

fokusmedan : Peristiwa gempa Lombok beberapa waktu lalu telah membuat pasokan listrik ke kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB) terganggu. Setelah dilakukan proses perbaikan, dipastikan pasokan listrik sudah kembali normal.

General Manager PLN Wilayah NTB, Rudi Purnomo Loka, mengatakan, terganggunya pasokan listrik salah satunya karena gempa membuat infrastruktur kelistrikan rusak sehingga beban puncak kelistrikan wilayah Lombok mengalami penurunan dari 220 Mega Watt (MW) menjadi 50 MW.

“Tanggal 5 Agustus paling parah 75 persen listrik padam bayangkan 220 MW turun jadi 50 MW,” kata Rudi, di Lombok, Rabu (12/9).

Menurut Rudi, dampak gempa terparah terjadi di Lombok Utara, sehingga PLN membutuhkan waktu seminggu untuk memperbaiki infrastruktur kelistrikan, agar kembali normal. Dalam memperbaiki pasokan, PLN NTB mendapat bantuan petugas PLN Jawa Timur sebanyak 76 orang dan Bali 56 orang.

“Jalur utamanya cepat kita tangani, tapi pinggirannya ada tiang patah, travo turun,” tuturnya.

Menurut Rudi, saat ini pasokan listrik di wilayah Lombok sudah normal sepenuhnya. Namun demi menjaga keamanan, pada bangunan yang hancur diputus sementara pasokan listriknya.

“Saat ini 100 persen kelistrikan PLN semua gardu nyala. Yang belum nyala karena rumahnya hancur,” ucapnya.

Dikutip dari merdeka.com, Rudi melanjutkan, dari beban puncak saat kondisi normal 220 MW, pascagempa beban puncak mengalami penurunan menjadi 195 MW karena kerusakan bangunan pelanggan, sehingga pasokan listriknya dihentikan sementara.

“Kalau dari kelistrikan beban puncak 220 MW, sekarang masih 195 MW ada penurunan 25 MW itu. Karena rumah yang hancur,” tandasnya.(yaya)