NASIONAL

Pelapor Rocky Gerung ingatkan Karni Ilyas

fokusmedan : Sekertaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian menyambangi Kantor Bareskrim Polri. Kedatangannya itu untuk melaporkan Rocky Gerung terkait ucapan ‘Kitab Suci adalah Fiksi’ dalam sebuah acara di salah satu televisi Indonesia dengan membawa beberapa barang bukti.

“Salah satunya youtube official TV One. Udah kita download juga, berkas transkrip juga. Kita laporkan, karena, satu, Pak Rocky Gerung ini orang Manado, saya juga orang Manado, dia Kristen saya Kristen, mungkin bisa inlinenya, apa di sini, kitab suci dibilang fiksi,” kata Jack di Kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (16/4).

“Kalau kita buat ejaan di KBBI itu udah jelas, kitab suci itu merujuk pada Alquran, Injil, Taurad dan lain-lain dan fiksi itu rekaan, khayalan. Berarti kalau di kami sebagai orang Kristen, Nabi Isa itu fiksi dong, atau mungkin umat-umat lain, umat Islam, Muhammad itu fiksi dong, biarlah berfokus di situ,” sambungnya.

Namun, bukan hanya soal permasalahan ucapan ‘Kitab Suci adalah Fiksi’ saja yang dimasalahkan. Tapi juga ucapan Rocky yang dianggap olehnya telah menghina Presiden Joko Widodo, soal ‘Orang yang naik Chopper itu minimal berat badannya 90, karena itu penting untuk keseimbangan. Motor 600 cc seperti saya pasti tak bisa tunggangin motor 600 cc tuh. Jadi saya, jangan-jangan Chopper pak Jokowi mesinnya Honda bebek jangan-jangan’.

“Yang kami miris, tokoh di filsafat ya menghina Presiden Jokowi, apa maksudnya? Jadi kenapa enggak kita saling bersatu, soal perikanan kelautan, banyak hal yang bisa kita lakukan, daripada membahas agama terus,” ujarnya.

“Salah satunya soal badan harus 90 kg, sedangkan kita cek secara data, ternyata pembalap-pembalap ada yang dibawah 90 kg. Janganlah gitu, apalagi kan disitu konteksinya Jokowi, Prabowo berpantun, ini jadi keluar konteks,” sambungnya.

Dirinya pun menegaskan, kalau Rocky Gerung telah dianggap menghina Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia dalam acara yang dibawakan oleh Karni Ilyas. “Namun yang kami miris juga. Kenapa Pak Jokowi juga ‘dihina’ dalam acara ILC,” ucapnya.

Selain itu, dirinya ingin agar Karni Ilyas bisa bijak dalam mengambil sebuah keputusan. Terlebih lagi dalam acara yang ia bawakan dengan tema #ILCJokowiPrabowlBerbalasPantun

“Ini pak Karni Ilyas juga lebih bijaklah dalam mengambil tema,” keluhnya.

Dalam hal ini, Rocky Gerung dilaporkan olehnya dengan Pasal 156a atas dugaan penodaan agama.

“Perlu saya klarifikasi, yang di Polda itu kan terkait UU ITE nya, Pasal 28 ayat 2, jadi berbeda pasalnya. Lalu 12 april kemarin, Cyber Infomedia di Manado, dilaporkan dengan pasal penodaan agama 156a KUHP, kami laporkan di Bareskrim Polri biar ini ada satu kesatuan. Jadi berbeda pasal, antara di polda dan di sekarang kami lakukan,” tandasnya.(yaya)