Sen. Des 16th, 2019

Pemerintah Suntik Rp 105 T PMN dalam 4 Tahun, Terbesar untuk PLN dan Hutama Karya

fokusmedan : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan, selama 4 tahun terakhir, pemerintah telah menggelontorkan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 105,5 triliun ke BUMN. Dari dana tersebut, ada 2 perusahaan yang menyedot anggaran terbanyak, yaitu PT PLN (Persero) dan Hutama Karya (Persero).

“Dari Rp 105,5 triliun tersebut, 50 persen lebih terserap di PLN dan Hutama Karya,” ujar Erick dalam pemaparannya di Gedung DPR, Senin (2/12).

Rinciannya, PLN menyerap PMN sebesar Rp 35,1 triliun atau 33 persen, sementara Hutama Karya menyerap Rp 16,1 triliun atau 15 persen.

Penggunaan PMN ini, lanjut Menteri Erick, merupakan bagian dari penugasan pemerintah membangun instalasi ketenagalistrikan (PLN) dan pembangunan tol Trans Sumatera (Hutama Karya). Ruas Tol Trans Sumatera yang sudah diresmikan kurang lebih 400 kilometer (Km).

Tahun ini, PLN membutuhkan PMN sebesar Rp 6,5 triliun (sudah terlaksana Rp 2,5 triliun) untuk pelayanan listrik desa, sehingga PLN masih memiliki sisa PMN Rp 4 triliun. “Adapun untuk Hutama Karya, tahun ini sudah disuntik Rp 10,5 triliun untuk pembangunan 7 ruas tol Trans Sumatera,” lanjut Menteri Erick Thohir.

Selain PLN dan Hutama Karya, program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) juga mendapat suntikan modal PMN.(yaya)